BEKASI, journalbroadcast.co — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan kadedeuh senilai Rp300 juta kepada korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kota Bekasi.
Bantuan yang bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut diberikan kepada seluruh kelompok korban, baik keluarga korban meninggal dunia maupun warga yang mengalami luka berat dan luka ringan. Penyaluran bantuan berlangsung pada Minggu (12/09/2026).
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas BAZNAS Jawa Barat terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Selain itu, penyaluran tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat secara langsung kepada mereka yang membutuhkan, khususnya dalam situasi kedaruratan.
Kebakaran SPBE Cimuning terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026, di kawasan Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Peristiwa yang disertai ledakan tersebut diduga berkaitan dengan kebocoran gas. Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Kobaran api tidak hanya menghanguskan fasilitas SPBE, tetapi juga merembet ke permukiman warga di sekitarnya. Sejumlah rumah dan bangunan mengalami kerusakan, sementara puluhan warga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dalam perkembangannya, jumlah korban tercatat mencapai 22 orang, terdiri atas korban meninggal dunia dan korban luka yang membutuhkan penanganan medis.
Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran BAZNAS Jawa Barat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Bantuan kadedeuh ini merupakan ikhtiar BAZNAS Jawa Barat untuk meringankan beban keluarga korban, baik yang kehilangan anggota keluarganya maupun mereka yang masih menjalani proses pemulihan akibat luka,” ujar Zaki.
Menurutnya, BAZNAS Jawa Barat ingin memastikan amanah zakat yang dititipkan masyarakat dapat dirasakan manfaatnya oleh para korban dan keluarga yang membutuhkan dukungan.
Zaki menegaskan, bantuan tidak hanya diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia, tetapi juga kepada warga yang mengalami luka berat maupun luka ringan.
“Musibah ini memberikan dampak yang tidak sederhana bagi keluarga korban. Karena itu, BAZNAS berupaya memberikan dukungan secara proporsional sesuai dengan kondisi dan kebutuhan korban, sebagai wujud kepedulian sekaligus solidaritas sosial dari para muzaki dan masyarakat Jawa Barat,” tambahnya.
Salah seorang penerima bantuan, Isni, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan BAZNAS Jawa Barat. Ia mengaku mengalami dampak berat akibat musibah tersebut setelah kehilangan suami dan dua anaknya.
Dengan penuh haru, Isni mengatakan, bantuan yang diterimanya tidak dapat menggantikan kehilangan yang dialami, tetapi sangat berarti untuk membantu melewati masa sulit pascakejadian.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada keluarga kami. Musibah ini sangat berat bagi saya karena suami dan dua anak saya telah meninggal dunia akibat kejadian tersebut,” ungkap Isni.
“Bantuan ini tentu tidak akan menggantikan kehilangan yang kami alami, tetapi sangat berarti untuk membantu saya melewati masa sulit ini. Semoga kebaikan dan kepedulian BAZNAS serta para muzaki dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda,” lanjutnya.
BAZNAS Jawa Barat berharap bantuan tersebut dapat menjadi penguat bagi keluarga korban dalam menghadapi masa sulit sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pascamusibah.
BAZNAS juga mendoakan para korban yang masih menjalani pemulihan agar diberikan kesehatan dan kekuatan, serta keluarga yang kehilangan anggota keluarganya diberi ketabahan.
Penyaluran bantuan bagi korban kebakaran SPBE Cimuning ini menegaskan komitmen BAZNAS Jawa Barat dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, responsif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Melalui zakat yang ditunaikan para muzaki, BAZNAS Jawa Barat terus berupaya menghadirkan manfaat, baik melalui program pemberdayaan maupun respons kemanusiaan bagi masyarakat yang menghadapi musibah dan kondisi darurat. *red





















