Bandung, BewaraJabar — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bandung bertekad menorehkan prestasi. Tekad itu diusung oleh Pengurus Percasi periode 2021-2025.
Pelantikan pengurus dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Edi Marwoto di Hotel Kalya, Kamis 2 Desember 2021 petang.
“Suatu organisasi cabor (Cabang Olahraga) tentunya sudah konsolidasi seperti ini maka mampu membina atlet yang lebih baik,” bebernya.
Yana yakin, seluruh cabor yang berada di Kota Bandung mampu menorehkan hasil maksimal di setiap kejuaraan.
“Memang seluruh cabor di Kota Bandung saya yakin melakukan yang terbaik,” ujarnya.
Ia mencontohkan, atlet Kota Bandung memberikan hasil maksimal pada perlehatan Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Papua lalu.
“PON dan Peparnas di Papua, atlet Kota Bandung telah memberikan hasil yang maksimal. Sangat membanggakan sekali untuk Kota Bandung,” kata Yana.
Untuk mengembangkan potensi, Yana menyarankan perlunya kegiatan hingga kajian sebagai tolak ukur pencapaian kemampuan dalam bidang papan hitam putih itu.
“Harus selalu dikaji. Mulai seleksi sehingga objektivitas atlet mempunyai kualifikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Percasi Kota Bandung, Andre Prasetyo Syauta menerangkan pelantikan ini sebagai hasil musyawarah. Sebagai ketua, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para anggota.
“Terima kasih atas kepercayaannya. Amanah ini saya akan emban dengan baik,” ujarnya.
Ia pun berharap pecatur Kota Bandung mampu menorehkan hasil yang maksimal di setiap event.
“Kita harap atlet Kota Bandung memberikan kontribusi yang baik, dengan hasil yang maksimal,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Harian Koni Kota Bandung, Cece Muharam menyampaikan, tugas pokok dan fungsi ada lima untuk memberikan hasil yang baik bagi Kota Bandung di antaranya, kehadiran organisasi.
“Memprioritaskan tata kelola organisasi. Ini salah satu yang nampak di permukaan diantara 76 cabor, salah satunya Percasi,” ujarnya.
“Kita juga fokuskan pembinaan juga adanya sebuah kompetisi. Ini memiliki nilai penting untuk memaksimalkan performa,” ujarnya.