Bagi sebagian warga masyarakat RW23, penyelesaian pembangunan Mesjid, dan Madrasah Nurul Abror, semangat warga masyarakat tak pernah pudar, walaupun saat ini pengumpulan dana dari Warga masyarakat paska kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM, berupa wakaf, Infak, sadakoh, dan jariah lainnya.
Mempengaruhi keadaan ekonomi masyarakat, karena dengan naiknya BBM, secara otomatis, bahan keperluannya lainnya ikut naik. Bersyukur ditengah-tengah kehidupan ekonomi belum membaik sebagian warga masyarakat di wilayah RW 23, tetap bersemangat menyelesaikan pengecoran lantai atas madrasah Nurul Abror, secara bergotong royong, tentunya juga tak lepas dari bantuan warga masyarakat yang ada di wilayah Kelurahan Baleendah, seperti warga RW, 21, 22, 24, 25, 26, 27, 03, para pedagang pasar Baleendah.
bahkan juga diluar wilayah Baleendah antara lain warga masyarakat Cijeruk Kelurahan Bojongsari Kecamatan Bojongsoang, bahkan dari Kota Bandung, antara lain alumni SMA BPI dan salah seorang donatur dari Jl. Kembar Bandung.
Ketika penulis bertemu dengan Ketua LPM Kelurahan Baleendah, dan menyampaikan bahwa akan melakukan pengecoran, ketua LPM, secara spontan ikut berfartisifasi, juga penulis mengucapkan terima kasih, kepada aparatur pemerintahan di wilayah Baleendah dari mulai Lurah, Kepala KUA, MUI, juga pihak Kecamatan, yang telah membantu pelaksanaan pembangunan Mesjid dan Madrasah Nurul Abror.
Baik dengan tenaga maupun pikirannya seperti penanda tanganan proposal pengajuan bantuan. Walaupun sampai saat bantuan dari pemerintah Kabupaten Bandung, belum turun, sementara dana yang terkumpul dari warga masyarakat sejak dilakukan renovasi pembangunan Mesjid dan Madrasah Nurul Abror menjadi 2 lantai/tingkat, dari bulan Oktober 2021 sampai saat ini. Menghabiskan dana sekitar Rp. 900 juta.
Murni berasal dari masyarakat sementara dari Lembaga Badan Amil Zakat (BAZ) Propinsi Jabar. Mendapat bantuan sebesar Rp. 5 juta. Sementara pembangunan saat ini memasuki tahapan terakhir yaitu pembangunan kubah mesjid dan finishing, tentunya masih memerlukan anggaran dana yang cukup besar, dan ditaksir mencapai Rp 1, 5 miliar.
Semoga apa yang dicita – citakan yaitu, selesainya pembangunan Mesjid dan Mardasah Nurul Abror diwilayah RW 23 Mekarsari barmanfaat bagi pengembangan syiar di Wilayah Baleendah khususnya dan Kabupaten Bandung umumnya. Tanpa bantuan dan dorongan dari warga masyarakat, stakeholder dan para pengambil kebijakan lainnya, niscaya renovasi mesjid dan madrasah Nurul Abror, menjadi 2 (dua) lantai dapat terealisasi, kami yakin donatur, dan warga masyarakat, akan terus membantu dan kami yakin, pemerintah pun tidak akan berpangku tangan pasti ikut membantu memberi solusi. * H.Jaenudin