BANDUNG, journalbroadcast.co — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, resmi melepas program mudik gratis bagi ratusan warga di Balai Kota Bandung, Selasa (17/03/2026). Sebanyak 259 peserta diberangkatkan menggunakan lima armada bus menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Farhan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Alhamdulillahi rabbil alamin, sore hari ini kita melepas lima bus mudik gratis dari Dinas Perhubungan Kota Bandung,” ujarnya.
Adapun rute yang disiapkan meliputi Bandung – Surabaya, Bandung – Yogyakarta, Bandung – Cirebon – Kuningan, serta Bandung – Tasikmalaya–Banjar.
Menurut Farhan, program mudik gratis tidak hanya sekadar menyediakan layanan transportasi tanpa biaya, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas.
“Mudik gratis bukan hanya menyediakan bus gratis. Ini juga bagian dari perputaran ekonomi, karena warga yang bekerja di Bandung akan membawa penghasilannya ke kampung halaman,” katanya.
Ia menambahkan, tradisi mudik memiliki nilai strategis dalam menggerakkan ekonomi antarwilayah, terutama di momen Idulfitri.
Farhan juga mengungkapkan, berdasarkan perkiraan Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik secara nasional tahun ini diprediksi mencapai hampir 200 juta orang di wilayah Jawa dan Sumatera.
Meski demikian, ia mengingatkan agar para pemudik tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan.
“Kita harus memastikan para pemudik dalam kondisi sehat dan selamat hingga sampai tujuan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan total peserta mudik gratis tahun ini mencapai 259 orang.
“Untuk tujuan Bandung – Surabaya sebanyak 50 orang, Bandung – Yogyakarta 50 orang, Bandung – Cirebon – Kuningan 50 orang, dan Bandung – Tasikmalaya – Banjar 59 orang,” jelasnya.
Mayoritas peserta berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa dengan persentase sekitar 65 persen. Selain itu, terdapat pula peserta dari kalangan ibu rumah tangga, buruh, dan wiraswasta.
Untuk menjamin keselamatan, Dinas Perhubungan telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari ramp check kendaraan hingga pemeriksaan kesehatan pengemudi.
“Kami memastikan seluruh armada laik jalan melalui pengecekan fisik dan dokumen bersama kepolisian,” ungkap Rasdian.
Selain itu, tes kesehatan dan tes urine bagi pengemudi juga dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung.
Program mudik gratis ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk sektor perbankan dan swasta.
Rasdian berharap seluruh rangkaian perjalanan dapat berjalan lancar sehingga para peserta bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
“Kami berharap seluruh peserta dapat sampai dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga,” tuturnya. *red





















