Dari Rajut Sampai Sepatu Hidupkan Festival Sentra Industri Kota Bandung

0
2

Bandung, JB -||- Bingung akhir pekan ini mau ke mana? Main saja ke Festival Sentra Industri Kota Bandung yang hadir di Cihampelas Walk (Ciwalk). Festival ini hadir selama enam hari mulai dari 20-25 Juni 2023.

Mengunjungi langsung lokasi festival, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdagin terus berupaya untuk mengembangkan industri dan perdagangan di Kota Bandung.

“Kita masih tetap mendorong salah satu kekuatan Kota Bandung yaitu adanya sentra industri. Beberapa di antaranya yakni sentra industri rajut Binong Jati, setra industri kain di Cigondewah, sentra industri sepatu kulit di Cibaduyut, serta sentra industri tahu,” ujar Ema, Jumat (23/06/2023).

Menurutnya, tahu merupakan potensi yang bisa dibuat variatif dalam bentuk beragam jenis makanan. Apalagi masyarakat Indonesia susah sangat familiar dan mayoritas menyukai tahu.

“Apalagi masyarakat Asia, bahkan mungkin beberapa masyarakat Eropa juga sebetulnya menyukainya. Jadi, dengan adanya pameran seperti ini semakin memberikan perluasan informasi. Tinggal bagaimana pelaku usaha dan Disdagin untuk bisa menginformasikan ini secara masif,” ungkapnya.

Terlebih di dunia serba digital, pemasaran bisa dilakukan melalui berbagai kanal media sosial, seperti Facebook, Instagram, hingga TikTok yang kini sangat digandrungi.

“Saya pikir ini peluang. Tempatnya pun sangat strategis yakni di Cahampelas Walk (Ciwalk). Apalagi acara ini juga diselenggarakan saat weekend, saya yakin akan semakin banyak orang yang berkunjung,” katanya.

Ia menambahkan, dalam sehari, pelaku UMKM di festival tersebut ada yang bisa meraih hingga puluhan juta. Meski memang ada juga beberapa yang mendapat omzet di bawah Rp10 juta.

“Tapi saya yakin selama enam hari ini bisa dimanfaatkan oleh mereka. Ini juga merupakan kesempatan untuk dilirik oleh pelaku usaha yang lebih besar. Saya juga titip, untuk usaha rajut bisa berkolaborasi dengan pengusaha besar yang ada di Bandung. Coba kita mix. Saya juga sudah berbincang dengan salah satu pihak Lions Club,” tuturnya.

Sedangkan untuk target omzet festival, Ema menyerahkannya kepada target masing-masing pengusaha.

“Kalau saya berharapnya bisa dapat sebanyak-banyaknya. Tapi yang paling utama bagi kita adalah menguatkan informasi bahwa sentra industri di Bandung itu masih cukup kuat dan eksis,” tuturnya.

Harga yang dibandrol pun tak merogoh kocek dalam-dalam. Sweater wanita dibanderol dengan harga Rp90.000. Ada juga yang harganya Rp150.000. Namun, menurut Ema harga tersebut sesuai dengan kualitas yang ada.

“Dari sisi harga dan kualitas sangat marketable. Sehingga pengunjung yang datang ke Ciwalk ini bisa mengunjungi stan-stan yang ada di festival di sini. Produk-produk lokal yang dibantu oleh Pemkot Bandung saat ini,” imbuhnya. *din

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here