Bandung, JB -||- Adalah sosok H.M. Ridwan Kamil, ST.MUD, Gubernur Jawa Barat, sang Arsitek Pembangunan Masjid Al Jabbar, yang dibangun di kawasan Cimenrang Gede Bage Kota Bandung Jawa Barat. Sebagai warga Jawa Barat, tentunya penulis ikut reueus (bangga), dengan dibangunnya masjid tersebut, dengan menghabiskan anggaran yang diperoleh dari APBD Jawa Barat, mencapai 800 miliar.
Pembangunan mesjid dengan menggunakan dana APBD Jawa Barat, hampir mencapai 1 triliun tersebut menunai pro dan kontra dengan berbagai alasan, pertama idealnya arah jalan ke Masjid Al Jabbar, diperlebar terlebih dahulu, sehingga ketika warga masyarakat yang akan datang ke Masjid Al Jabar baik dari sekitar Bandung, maupun luar kota Bandung, dapat menikmati kawasan masjid dengan daerah yang tertata apik, tidak semeraut, kemudian kawasan Jalan.Gede Bage, sampai saat ini jika turun hujan sering terjadi banjir Cileuncang, apalagi jika musim hujan seringkali kawasan Jalan. Gede Bage, merupakan kawasan banjir akibat saluran atau gorong-gorong, tidak mampu menampung air, dikarenakan hujan yang curah cukup tinggi, Jalan kearah masjid Al. Jabbar juga merupakan jalan kearah stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
jika ada momen pertandingan sepakbola, akan menambah kemacetan diseputar wilayah Cimencrang Gede Bage Kota Bandung.
Munculnya pro, dan kontra dikalangan masyarakat, pada awalnya, beranggapan bahwa dana pembangunan, Masjid Al Jabar diperoleh dari berbagai sumbangan, infak, sadaqoh dari berbagai kalangan masyarakat, yang bersifat tidak mengikat. Ironis memang saat ini banyak di bangun mesjid, dan lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah dan lainnya, yang masih membutuhkan bantuan dari pemerintah.
Pengalamanan penulis, ketika mengajukan proposal bantuan untuk pembangunan renovasi masjid, dan madrasah di wilayah RW 21 Mekarsari Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat pada tahun 2021, ternyata setelah berkomunikasi dengan bagian keagamaan Provinsi Jawa Barat.
Saat ini, untuk pengiriman proposal diharuskan menggunakan aplikasi, dengan berbagai aturan yang harus dilaksanakan dengan birokrasi yang cukup panjang, akhirnya penulis, mengurungkan/membatalkan, pengiriman berkas proposal pembangunan mesjid dan madrasah. Namun begitu melihat pembangunan masjid terapung Al Jabbar, di Cimencrang Gede Bage Kota Bandung dengan penanggungjawab pembangunan dan arsiteknya, Gubernur Jawa Barat HM. Ridwan Kamil ST. MUD, dengan luas tanah mencapai. 2,5 hektar, dalam kurun waktu 5 tahun dapat terselesaikan dengan anggaran dari APBD Jabar mencapai 800 miliar rupiah. Juga saat ini Pemprov Jawa Barat, banyak menggulirkan dana hibah, untuk pembangunan kepada beberapa instansi di Jawa Barat dengan sasaran mbantu pembangunan rumah sakit, gedung dan lainnya.
yang dinilai itu cukup baik. Namun anehnya dari wawancara penulis dengan salah satu pengurus Masjid di Kota Bandung, ketika bertemu di Masjid Al Jabbar Cimencrang Jawa Barat, mereka mengeluhkan sangat rumitnya , jika mengajukan proposal bantuan pembangunan masjid/madrasah, kepada pemerintah dan permasalahan yang sama dialami oleh penulis. Ironis memang, jika kita melihat kenyataan pembangunan Masjid Al Jabbar dapat, dengan mudah memperoleh bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Propinsi Jawa Barat, sementara ketika penulis mengajukan proposal bantuan begitu sulitnya, untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, sementara dengan luas tanah 238 M2, dan dimulai renovasi pembangunan masjid dan madrasah Nurul Abror RW 23 Kelurahan Baleendah Kecamatan Kabupaten Bandung, sejak tanggal 5 Oktober 2021 sampai saat ini, telah menghabiskan biaya 1 miliar lebih, dan dana yang diperoleh berasal dari wakaf, infak, sadaqoh warga masyarakat, yang berada di RW 23 dan sekitarnya yang berada dilingkungan Kelurahan Baleendah.
Termasuk dari wilayah kota Bandung. Adapun bantuan dari Lembaga yaitu dari Badan Amil Zakat Propinsi Jawa Barat, dengan bantuan sebesar Rp. 5.000.000,- Hingga pada tanggal 27 Desember 2022, sebelum peresmian Masjid Aljabbar, penulis mencoba membuat surat terbuka disalah satu media di Jawa Barat, yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat.
Dengan isinya adalah permohonan bantuan dana pembangunan renovasi masjid dan madrasah Nurul Abror kepada kepada Gubernur Jawa Barat. Dari berbagai informasi yang di peroleh dari media cetak, elektronik, medsos dan hasil wawancara dengan masyarakat, bahwa,selain Al Jabbar di Cimencrang Gede Bage Kota Bandung ada beberapa pembangunan mesjid yang dipelopori oleh Gubernur Jawa Barat HM.Ridwan Kamil ST.MUD, diantaranya, di Sumedang dan di Cimaung Kabupaten Bandung, dan mungkin juga akan dibangun masjid- masjid lainnya di wilayah yang berbeda. Kita berharap kepada pemerintah Jawa Barat khususnya Gubernur, Wakil Gubernur, stakeholder dan pengambil kebijakan lainnya, selain pembangunan masjid, dan tempat indah lainnya, yang dipelopori oleh Gubernur, juga jangan melupakan permohonan bantuan dari masyarakat melalui para pengurus masjid ( DKM), tokoh agama dan masyarakat. *H.Jaenudin