TASIKMALAYA, journalbroadcast.co – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya menggelar Kursus Orientasi Singkat (KOS) serta pelantikan dan pengukuhan Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus) untuk wilayah Kwartir Ranting (Kwarran) Pagerageung, Sukaresik, Jamanis, dan Kadipaten.
Kegiatan yang mengusung tema “Revitalisation Majelis Pembimbing untuk Pendidikan Kepramukaan yang Adaptif dan Solutif” tersebut dibuka langsung oleh Camat Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Aan Budiman, di Gedung PGRI Kecamatan Sukaresik, Kamis (15/10/2026).
Dalam sambutannya, Aan Budiman menegaskan bahwa peran Mabigus tidak boleh sebatas hadir dalam acara pelantikan atau pengukuhan. Lebih dari itu, Mabigus diharapkan terlibat aktif dalam mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka di lingkungan sekolah.
“Jangan hanya hadir saat pengukuhan. Tetapi harus hadir dalam pembinaan, memberikan dukungan nyata, dan memastikan Gerakan Pramuka hidup di setiap sekolah,” kata Aan Budiman.
Menurutnya, dukungan dan keterlibatan Mabigus menjadi bagian penting dalam memperkuat penyelenggaraan pendidikan kepramukaan agar berjalan secara berkelanjutan di satuan pendidikan.
Sementara itu, Aep Saepulloh, S.Pd.I., Kepala SMP Fullday School Al Manshuriyah Cimanggu sekaligus Mabigus, mengatakan bahwa kegiatan KOS dan pengukuhan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Majelis Pembimbing Gugusdepan dalam mendukung pembinaan Gerakan Pramuka di lingkungan pendidikan.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu membangun sinergi, komitmen, dan kolaborasi yang lebih kuat antara Mabigus dan seluruh unsur terkait dalam mengembangkan pendidikan kepramukaan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi, komitmen, dan kolaborasi yang lebih kuat dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat kebangsaan,” ujar Aep Saepulloh.
Melalui kegiatan ini, peran Mabigus diharapkan semakin optimal dalam mendukung kegiatan kepramukaan di sekolah, sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda yang adaptif, mandiri, dan berjiwa nasionalis. (Anton)





















