journalbroadcast.co, JAKARTA | Partai Bulan Bintang (PBB) memperingati Milad ke-28 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi nasional, mempererat persatuan kader, sekaligus menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Perayaan dihadiri jajaran DPP, DPW, dan DPD PBB dari seluruh Indonesia. Hadir pula Ketua Dewan Pertimbangan PBB Yusril Ihza Mahendra, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Presiden Partai Buruh Said Iqbal, Prof. Darmin Nasution, serta sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi kemasyarakatan.
Dalam pidato utamanya, Yusril menegaskan PBB merupakan partai baru yang terinspirasi dari semangat perjuangan Masyumi, namun bukan kelanjutan organisasi tersebut.
“Partai Bulan Bintang adalah partai baru yang mengambil inspirasi dari perjuangan Masyumi. PBB adalah partai Islam sekaligus partai kebangsaan Indonesia,” kata Yusril.
Sejak Pemilu 1999 hingga 2024 PBB terus mengikuti kontestasi demokrasi dan berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk melalui kader yang mengemban amanah sebagai anggota DPR, menteri, hakim, hingga duta besar.
Yusril juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan internal partai. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan terjadinya perpecahan yang melemahkan organisasi.
“Jangan karena perbedaan pendapat kita menjadi bermusuhan. Jangan karena tidak menyukai seseorang yang menduduki jabatan tertentu, kita memecah keluarga besar Partai Bulan Bintang. Mari kita bersatu, bergerak, dan bersama-sama memenangkan perjuangan partai,” ujarnya.
Selain pelantikan pengurus baru, rangkaian Milad ke-28 PBB diisi refleksi perjalanan partai, sambutan sejumlah tokoh nasional, serta doa bersama yang dipimpin Menteri Agama Nazaruddin Umar.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan PBB juga menegaskan komitmen mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Milad ke-28 disebut menjadi titik awal memperkuat kaderisasi, konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat menjelang Pemilu 2029.



















