BANDUNG, journalbroadcast.co — Ratusan anak berbakat dari berbagai sekolah sepak bola di Kota Bandung memadati Stadion Sidolig. Mereka datang bukan untuk menonton pertandingan, melainkan mengikuti coaching clinic langsung dari dua pelatih klub asal Inggris, Tranmere Rovers Football Club, Matt Hunter dan Dan O’Donnell, Rabu (03/12/2025).
Coaching clinic internasional ini menjadi catatan sejarah kecil namun bermakna bagi pembinaan sepak bola usia dini di Kota Bandung. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang memberikan motivasi langsung kepada para peserta.
Farhan membuka suasana dengan chant khas sepak bola yang membakar semangat.
“Kalau saya bilang Persib, semua bilang juara! Siap?” serunya.
“Persib! Persib! Persib!” jawab ratusan peserta kompak, menggemuruhkan stadion.
Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya tentang teknik mengolah bola, tetapi juga membangun karakter.
“Pemain Bandung itu bukan hanya hebat di lapangan, tapi juga pintar, disiplin, dan punya sikap,” ujarnya di hadapan para pemain muda dan orang tua.
Ia menyebut kehadiran Tranmere Rovers sebagai momentum penting dari kerja sama Pemerintah Kota Bandung dengan Kedutaan Besar Inggris.
“Salah satu budaya besar Inggris yang kita bagi bersama adalah sepak bola. Hari ini kita belajar bukan hanya teknik, tetapi juga kultur,” katanya.
Sebelum meninggalkan lapangan, Farhan menyampaikan pesan penuh harapan yang membuat para peserta terdiam sejenak.
“Saya yakin, 10 sampai 15 tahun lagi, akan ada pemain Persib, bahkan pemain tim nasional yang berasal dari lapangan ini,” ungkapnya optimistis.
Momen spesial juga terjadi saat Farhan mengajak seluruh peserta memberikan penghormatan kepada legenda Persib, Jajang Nurjaman, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Coach, you’re standing next to a living legend,” kata Farhan kepada pelatih asal Inggris itu.
Farhan mengulas perjalanan panjang Jajang Nurjaman bersama Persib, mulai dari membawa tim juara sebagai pemain pada 1986, asisten pelatih pada 1995, hingga pelatih kepala pada 2014. Tepuk tangan panjang pun menggema di stadion sebagai bentuk penghormatan.
Sementara itu, dua pelatih Tranmere Rovers, Matt Hunter dan Dan O’Donnell, mengaku terkesan dengan atmosfer sepak bola di Indonesia, khususnya Bandung.
“The passion for football here is unbelievable – in a very good way,” kata Matt sambil tersenyum.
Ia menambahkan bahwa gairah dan kegembiraan dalam bermain sepak bola merupakan fondasi penting lahirnya pemain besar.
“When you enjoy the sport, you learn faster. And Bandung clearly loves football,” tambahnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pertukaran cendera mata resmi antara Pemerintah Kota Bandung berupa ikat dan Tranmere Rovers FC berupa kaos tim sebagai simbol kerja sama sepak bola lintas negara.
Setelah itu, para peserta mengikuti sesi latihan teknis mulai dari ball control, passing, hingga mini game yang dipandu langsung oleh tim pelatih Tranmere Rovers. Para pelatih lokal, orang tua, dan legenda Persib tampak antusias menyaksikan, seolah menjadi saksi awal perjalanan panjang talenta-talenta muda Bandung menuju panggung sepak bola nasional hingga dunia. *red





















