KUNINGAN, journalbroadcast.co — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan manfaat qurban melalui Program qurban Berkah dengan menyalurkan hewan qurban yang berasal dari peternak binaan BAZNAS, Rabu (27/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor peternakan berbasis zakat.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid menegaskan bahwa program kurban tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan ibadah semata, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi umat.
Menurutnya, BAZNAS terus mendorong agar hewan qurban yang disalurkan berasal dari peternak binaan sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Qurban harus memberikan dampak yang lebih luas. Selain menjadi sarana ibadah dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, qurban juga harus mampu menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat peternak lokal, dan meningkatkan kesejahteraan mustahik yang telah bertransformasi menjadi pelaku usaha produktif,” ujarnya.
Program Qurban Berkah BAZNAS merupakan bagian dari ekosistem pemberdayaan yang menghubungkan para pequrban dengan peternak binaan di berbagai daerah.
Melalui pembinaan, pendampingan usaha, serta dukungan permodalan berbasis zakat, para peternak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kualitas ternaknya.
Skema tersebut menjadikan dana zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.
Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi menjelaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat mampu menciptakan rantai manfaat yang berkelanjutan.
“Melalui Program Qurban Berkah, BAZNAS tidak hanya memastikan distribusi hewan qurban kepada para penerima manfaat, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi sejak proses hulu melalui pemberdayaan peternak binaan. Dengan demikian, manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak, mulai dari peternak, pequrban, hingga masyarakat penerima manfaat,” jelasnya.
BAZNAS berharap Program Qurban Berkah dapat menjadi model pengelolaan qurban yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi desa, peningkatan kesejahteraan peternak, serta pembangunan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Melalui sinergi zakat, infak, sedekah, dan qurban, BAZNAS terus berupaya menghadirkan program – program yang memberikan manfaat luas bagi umat sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya. *red



















