10 Orang Tajir di Indonesia Saat Masa Pandemi, Pemilik Djarum Group Masih Nomor Satu

0
101
Ilustrasi Perokok. (Pixabay)

Bewarajabar.com – Selama pandemi Covid-19, kekayaan duo Hartono meningkat 3,8 miliar dollar AS atau Rp54,34 triliun. Hal ini ditopang oleh kenaikan saham bank swasta terbesar di Tanah Air anak usaha Djarum Grup, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Posisi kedua adalah keluarga Widjaja dari Grup Sinar Mas. Beda dengan Hartono bersaudara, kekayaan keluarga ini sejatinya merosot 2,2 miliar dollar AS. Kendati menurun, Widjaja tetap menempati posisi kedua dengan kekayaan bersih 9,7 miliar dollar AS.

Keluarga Widjaja sendiri termasuk salah satu dari 7 orang yang mengalami penurunan kekayaan tahun 2021 sebagai sebab penjualan dan keuntungan yang lebih rendah dalam bisnis kertasnya.

 

Kemudian di posisi ketiga ada Anthoni Salim dari Grup Salim. Anthoni Salim ini diketahui memotori perusahaan makanan hingga telekomunikasi. Kekayaan bersihnya meningkat 44 persen menjadi 8,5 miliar dollar AS.

Inilah Daftar 10 orang terkaya di Indonesia sepanjang 2021:

  1. R. Budi & Michael Hartono; Rp609 triliun
  2. Widjaja family; Rp138,71 triliun
  3. Anthoni Salim; Rp 121,5 triliun
  4. Sri Prakash Lohia; Rp 88,66 triliun
  5. Prajogo Pangestu, Rp 87,23 triliun
  6. Chairul Tanjung; Rp 78,65 triliun
  7. Susilo Wonowidjojo; Rp 68,64 triliun
  8. Boenjamin Setiawan; Rp 60,06 triliun
  9. Jogi Hendra Atmadja; Rp 58,63 triliun
  10. Bachtiar Karim; Rp 50,05 triliun.

Menurut data tersebut, dapat kita simpulkan bahwa di saat masa pandemi saja, pengusaha rokok masih tetap unggul dan tidak menggeser aset kekayaannya.

Bahan nikotin yang terdapat pada rokok membuat pecandunya tak mudah untuk berhenti, sehingga dapat ditarik garis merah semahal apapun harga rokok pembeli akan selalu berupaya untuk membelinya.

Editor: Rian Andrian

Sumber: kompas.com, forbes.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here