• JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home JOURNAL PEMERINTAHAN

Museum Konferensi Asia-Afrika: Destinasi Wisata Edukasi Gratis yang Wajib Dikunjungi di Bandung

Admin 002 by Admin 002
4 Juli 2026
in JOURNAL PEMERINTAHAN
0
Museum Konferensi Asia-Afrika: Destinasi Wisata Edukasi Gratis yang Wajib Dikunjungi di Bandung
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, journalbroadcast.co — Museum Konferensi Asia-Afrika (KAA) terus menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Kota Bandung. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, museum yang berada di kawasan Gedung Merdeka ini telah dikunjungi lebih dari 35 ribu wisatawan domestik dan sekitar 3.500 wisatawan mancanegara yang ingin menelusuri jejak sejarah lahirnya solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika.

Museum Konferensi Asia-Afrika (KAA) terus menjadi salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Kota Bandung. Tak hanya menyimpan kisah penting lahirnya semangat solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika, museum yang berada di kawasan Gedung Merdeka ini juga menjadi magnet bagi pelajar, wisatawan domestik, hingga mancanegara.

BacaJuga

Target Beroperasi 17 September 2026, Pemkot Bandung Kebut Persiapan Reaktivasi Bandara Husein

Target Beroperasi 17 September 2026, Pemkot Bandung Kebut Persiapan Reaktivasi Bandara Husein

30 Juni 2026
0
Jelang Hari Raya Iduladha 2024, Gin Gin: Harga Beberapa Komoditas Pangan Strategis di Kota Bandung Mengalami Fluktuasi

Jelang Hari Raya Iduladha 2024, Gin Gin: Harga Beberapa Komoditas Pangan Strategis di Kota Bandung Mengalami Fluktuasi

14 Juni 2024
0
Jangan Tunggu Sakit, Medical Check-Up Bisa Selamatkan Nyawa

Jangan Tunggu Sakit, Medical Check-Up Bisa Selamatkan Nyawa

4 Juni 2026
0
Pemkot Dorong Bangkitnya Industri di Kota Bandung

Pemkot Dorong Bangkitnya Industri di Kota Bandung

6 Februari 2024
0

Kepala Seksi Publikasi dan Nilai-nilai KAA, Christoforus Katon, menjelaskan bahwa Museum KAA lahir dari gagasan Menteri Luar Negeri RI saat itu, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja. Ide tersebut muncul setelah banyak pemimpin negara Asia dan Afrika ingin mengunjungi Gedung Merdeka, lokasi bersejarah penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika 1955.

“Gagasan pendirian museum muncul untuk mengabadikan sejarah serta semangat Konferensi Asia-Afrika. Usulan tersebut disampaikan pada peringatan 25 tahun KAA tahun 1980 dan mendapat dukungan Presiden Soeharto. Akhirnya Museum Konferensi Asia-Afrika diresmikan pada 24 April 1980 bertepatan dengan peringatan 25 tahun Konferensi Asia-Afrika,” kata Christoforus dalam keterangan resmi, Jumat (03/07/2026).

Museum KAA menyuguhkan berbagai koleksi bersejarah, mulai dari diorama Sidang Pembukaan Konferensi Asia-Afrika 1955, peralatan jurnalistik, arsip foto dan dokumen sejarah, hingga film dokumenter yang mengisahkan jalannya konferensi serta dampaknya terhadap perkembangan dunia.

Selain menampilkan sejarah Konferensi Asia-Afrika, museum ini juga mengajak pengunjung mengenal perjalanan panjang Gedung Merdeka sebagai saksi lahirnya semangat perdamaian dan kerja sama antarbangsa.

Minat masyarakat untuk berkunjung ke Museum KAA terus meningkat. Selama Januari hingga Juni 2026, jumlah pengunjung domestik mencapai lebih dari 35.000 orang, didominasi rombongan pelajar dan wisatawan nusantara. Pada periode yang sama, museum juga menerima lebih dari 3.500 wisatawan mancanegara.

Untuk memberikan pengalaman yang lebih mendalam, Museum KAA menyediakan layanan edukator atau pemandu wisata bagi rombongan yang telah melakukan reservasi. Layanan tersebut tersedia dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin sehingga mampu melayani wisatawan dari berbagai negara.

Seluruh layanan kunjungan ke Museum KAA diberikan secara gratis. Pengunjung, baik individu maupun rombongan, cukup melakukan reservasi melalui laman resmi museum. Khusus rombongan, proses reservasi diawali dengan menghubungi admin museum sebelum mengisi formulir kunjungan.

Museum KAA membuka layanan setiap Rabu hingga Sabtu pukul 09.00 – 15.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00 – 13.00 WIB. Sementara pada hari Jumat, jam operasional menyesuaikan waktu pelaksanaan salat Jumat.

Adapun kapasitas kunjungan rombongan dibatasi sebanyak 250 orang untuk sesi pagi pukul 09.00 – 12.00 WIB dan 200 orang untuk sesi siang pukul 13.00 – 15.00 WIB.

Christoforus menuturkan, Konferensi Asia-Afrika yang berlangsung pada 18 – 24 April 1955 di Gedung Merdeka diikuti oleh 29 negara Asia dan Afrika. Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting lahirnya semangat kerja sama negara-negara berkembang dalam memperjuangkan kemerdekaan, persamaan derajat, serta perdamaian dunia.

“Peristiwa Konferensi Asia-Afrika 1955 mengajarkan pentingnya solidaritas dan kerja sama antarindividu maupun antarbangsa dalam menjaga persatuan serta perdamaian dunia,” ujarnya.

Sebagai salah satu ikon sejarah dunia yang berada di jantung Kota Bandung, Museum Konferensi Asia-Afrika tidak hanya menjadi tempat menyimpan memori masa lalu, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang menginspirasi generasi muda untuk terus merawat semangat persaudaraan, diplomasi, dan perdamaian global. *red

Previous Post

PT Malahayati Nusantara Raya Lanjutkan Edukasi Bahaya Pinjol, Fokus Tingkatkan Literasi Keuangan

Next Post

Kementerian Kebudayaan RI Resmi Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Admin 002

Admin 002

Related Posts

Sengketa Tanah 1.000 Meter Persegi di Bandung, Ahli Waris Pertanyakan Riwayat Sertifikat
JOURNAL PEMERINTAHAN

Sengketa Tanah 1.000 Meter Persegi di Bandung, Ahli Waris Pertanyakan Riwayat Sertifikat

28 Oktober 2026
0
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke – 98, Ngatiyana Ajak Pemuda Cimahi Jadi Pelaku Perubahan
JOURNAL PEMERINTAHAN

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke – 98, Ngatiyana Ajak Pemuda Cimahi Jadi Pelaku Perubahan

28 Oktober 2026
0
Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, 150 Peserta Dilatih Jadi Agen Perubahan
JOURNAL PEMERINTAHAN

Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, 150 Peserta Dilatih Jadi Agen Perubahan

28 Oktober 2026
0
Visitasi Lapangan ASN Berprestasi Jawa Barat 2026, Usung Inovasi Salaman “ELEVATE TO COLLABORATE”
JOURNAL PEMERINTAHAN

Visitasi Lapangan ASN Berprestasi Jawa Barat 2026, Usung Inovasi Salaman “ELEVATE TO COLLABORATE”

27 Oktober 2026
0
Pemkot Cimahi Susun Aksi Pangan dan Gizi 2026 – 2030, Ngatiyana Tekankan Pencegahan Stunting
JOURNAL PEMERINTAHAN

Pemkot Cimahi Susun Aksi Pangan dan Gizi 2026 – 2030, Ngatiyana Tekankan Pencegahan Stunting

27 Oktober 2026
0
Pemkot Cimahi Gandeng Poltekesos Bandung, Perkuat Penanganan Masalah Sosial
JOURNAL PEMERINTAHAN

Pemkot Cimahi Gandeng Poltekesos Bandung, Perkuat Penanganan Masalah Sosial

23 Oktober 2026
0
Ngatiyana Dorong Santri Cimahi Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Akhlak
JOURNAL PEMERINTAHAN

Ngatiyana Dorong Santri Cimahi Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Akhlak

22 Oktober 2026
0
Kadis Dadang Komara Bahas Gempar di Media Centre Disnaker Kab. Bandung
JOURNAL PEMERINTAHAN

Kadis Dadang Komara Bahas Gempar di Media Centre Disnaker Kab. Bandung

20 Oktober 2026
0
Katanya ada “GEMPAR” di Disnaker Kab. Bandung, ini Kata Dadang Komara
JOURNAL PEMERINTAHAN

Katanya ada “GEMPAR” di Disnaker Kab. Bandung, ini Kata Dadang Komara

19 Oktober 2026
0
Next Post
Kementerian Kebudayaan RI Resmi Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Kementerian Kebudayaan RI Resmi Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Film Kado untuk Ibu Tayang 6 Agustus 2026, Angkat Kisah Hangat tentang Kasih Sayang Keluarga

Film Kado untuk Ibu Tayang 6 Agustus 2026, Angkat Kisah Hangat tentang Kasih Sayang Keluarga

Muhammad Yusuf Rajab : Kerja Sama Peradi Profesional dengan Dirjen Pendidikan Islam & UI serta 111 PTN-PTS

Muhammad Yusuf Rajab : Kerja Sama Peradi Profesional dengan Dirjen Pendidikan Islam & UI serta 111 PTN-PTS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seedbacklink
Journalbroadcast.co

© 2024 Journalbroadcast.co

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

Navigate Site

  • Email
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA

© 2024 Journalbroadcast.co