BANDUNG, journalbroadcast.co — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., yang akrab disapa Kang Asmul, mengajak Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bandung untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan Kota Bandung.
Hal tersebut disampaikan Kang Asmul saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus Daerah KAMMI Bandung periode 2026–2028 di Ruang Auditorium DPRD Kota Bandung, Minggu, 21 Juni 2026.
Mengusung tema “Peran Pemuda dalam Membangun Bandung yang Berdaya dan Berkemajuan”, kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Bandung H. Andri Rusmana, S.Pd.I., M.A.P.
Dalam sambutannya, Kang Asmul menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus Daerah KAMMI Bandung yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Selamat kepada seluruh Pengurus Daerah KAMMI Bandung Periode 2026–2028 yang hari ini resmi dilantik dan mengemban amanah organisasi. Pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,” ujar Asep Mulyadi.
Ia menilai KAMMI sebagai organisasi kemahasiswaan memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, memiliki wawasan luas, peduli terhadap persoalan sosial, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, peran tersebut semakin penting di tengah tantangan zaman yang terus berkembang, mulai dari transformasi digital, perubahan sosial, hingga persoalan moral dan kebangsaan.
Kang Asmul juga menilai mahasiswa merupakan salah satu kekuatan penting bangsa yang telah memberikan kontribusi dalam berbagai momentum perjalanan Indonesia.
Karena itu, KAMMI diharapkan mampu menjadi wadah kaderisasi yang melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual, kematangan emosional, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengatakan Kota Bandung sebagai kota pendidikan dan kota kreatif membutuhkan kontribusi nyata generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah.
“Berbagai isu strategis seperti pengembangan sumber daya manusia, peningkatan literasi digital, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi umat, hingga pelestarian nilai-nilai kebangsaan memerlukan keterlibatan aktif generasi muda,” ucapnya.
Untuk itu, Kang Asmul mengajak seluruh kader KAMMI membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan hingga masyarakat luas.
Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan berkelanjutan.
Kepada pengurus yang baru dilantik, ia berpesan agar amanah organisasi dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani.
Ia juga mendorong KAMMI menjadikan organisasi sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, penguatan karakter, sekaligus sarana pengabdian kepada masyarakat.
Di sisi lain, Kang Asmul menegaskan komitmen DPRD Kota Bandung untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, termasuk KAMMI.
“DPRD Kota Bandung senantiasa membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, termasuk KAMMI. Kami percaya bahwa keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah merupakan investasi penting bagi masa depan Kota Bandung dan Indonesia,” pungkasnya. *red





















