BANDUNG, journalbroadcast.co — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) Kota Bandung untuk mengoptimalkan potensi dan jejaring alumni dalam mendukung revitalisasi kampus Unpad di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengembalikan kawasan kampus Unpad Dipatiukur sebagai salah satu landmark kebanggaan Kota Bandung.
Dorongan itu disampaikan Farhan saat menghadiri pelantikan Pengurus IKA Unpad Kota Bandung periode 2026 – 2030 di Pendopo Kota Bandung, Minggu (01/11/2026).
Menurut Farhan, alumni Unpad yang berdomisili maupun berkiprah di Kota Bandung memiliki kedekatan emosional dengan almamater. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan kampus.
Ia menegaskan, dukungan alumni tidak harus diwujudkan dalam bentuk bantuan fisik atau materi, tetapi juga dapat berupa gagasan, pemikiran, dan keahlian sesuai bidang masing-masing.
“Kontribusinya tidak harus secara fisik, tetapi juga melalui pemikiran,” ujar Farhan.
Farhan secara khusus mendorong Ketua IKA Unpad Kota Bandung, Dicky Wishnumulya, untuk menggerakkan jejaring alumni agar dapat membangun kolaborasi dengan pihak universitas dalam merevitalisasi sekaligus mempercantik kawasan kampus Unpad Dipatiukur.
Menurutnya, keterlibatan alumni menjadi salah satu potensi penting dalam mendukung upaya menghidupkan kembali kawasan kampus sebagai bagian dari identitas Kota Bandung.
Selain revitalisasi kampus, Farhan mengungkapkan bahwa kolaborasi antara Universitas Padjadjaran dan Pemerintah Kota Bandung telah terjalin melalui sejumlah kegiatan penelitian dan pengkajian.
Beberapa di antaranya mencakup kajian dampak ekonomi program Prakarsa serta penelitian mengenai dampak pengelolaan sampah.
Farhan menilai Unpad memiliki kapasitas akademik dan penelitian yang mumpuni sehingga dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan.
“Unpad mampu dalam hal akademik dan penelitian. Kami dari Pemkot Bandung tentu terbuka terhadap hal tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua IKA Unpad Kota Bandung, Dicky Wishnumulya, menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026–2030 diarahkan untuk memperkuat silaturahmi, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi alumni dan masyarakat.
“Menjadi Ketua IKA Unpad bukan tentang siapa yang berada di depan, tetapi bagaimana kita memastikan seluruh keluarga besar alumni dapat melangkah bersama. Kita ingin membangun rumah besar alumni yang guyub, terbuka, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Dicky.
Ia berharap jejaring alumni yang tersebar di berbagai sektor, termasuk di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat sinergi dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui kepengurusan baru tersebut, IKA Unpad Kota Bandung diharapkan tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi jembatan kolaborasi antara alumni, almamater, pemerintah, dan masyarakat.
Revitalisasi kampus Unpad Dipatiukur pun diharapkan menjadi salah satu wujud nyata kontribusi alumni dalam menjaga identitas kawasan pendidikan sekaligus memperkuat wajah Kota Bandung. *red





















