BANDUNG, journalbroadcast.co — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di halaman Balai Kota Bandung saat ribuan masyarakat menghadiri kegiatan Buka Bersama on The Street (Bubos) ke-10, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan yang digagas oleh Atalia Praratya bersama tim dan para sponsor ini menjadi ajang silaturahmi lintas komunitas, organisasi, serta masyarakat dari berbagai daerah.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya karena Balai Kota dapat menjadi ruang berkumpul masyarakat dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan.
Dalam sambutannya, Farhan menyebut Bubos sebagai ruang kebersamaan yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.
“Bubos adalah acara komunitas yang tidak melihat latar belakang. Siapa pun boleh datang selama memiliki semangat silaturahmi dan persahabatan,” ujarnya.
Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada Founder Penggerak Wanita Jabar, Atalia Praratya, serta seluruh pihak yang telah menghadirkan kegiatan tersebut di Balai Kota Bandung.
Menurutnya, kegiatan seperti Bubos mampu memperkuat nilai kebersamaan sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semangat berbagi dan kepedulian ini menjadi hal utama bagi Kota Bandung,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Farhan turut mengundang masyarakat untuk melaksanakan Salat Idulfitri bersama di halaman Balai Kota Bandung.
“Insyaallah di tempat yang sama ini kita juga akan menggelar Salat Id. Saya mengundang semuanya untuk salat bersama di sini, sekaligus open house,” ujarnya.
Sementara itu, penggagas Bubos, Atalia Praratya, menyampaikan bahwa Bubos ke-10 mengusung semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Menurutnya, Ramadan tahun ini terasa istimewa karena berdekatan dengan sejumlah perayaan keagamaan lain seperti Imlek, Rabu Abu, hingga Nyepi.
“Hal ini menunjukkan bahwa kita sebagai bangsa Indonesia sangat menghargai keberagaman,” katanya.
Ia menjelaskan, Bubos ke-10 mengusung tema “10 Doa Cahaya Kebaikan”, yang diharapkan menjadi doa bersama untuk kebaikan bangsa dan dunia.
Kegiatan ini diikuti sekitar 2.500 peserta yang berasal dari Kota Bandung, Cimahi, serta perwakilan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Peserta terdiri dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari PKK, Karang Taruna, LPM, komunitas, hingga kelompok pemuda.
Selain berbuka puasa bersama, rangkaian kegiatan Bubos juga diisi dengan berbagai program sosial, seperti pembagian perlengkapan ibadah untuk seribu musala, paket sembako, workshop kesehatan mental, hingga pesantren kilat sains dan teknologi bagi penyandang tunanetra.
Atalia berharap kegiatan kebaikan seperti Bubos dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kebaikan itu seperti aliran sungai yang harus terus mengalir dan menebarkan manfaat,” ujarnya. *red





















