• JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home JOURNAL PEMERINTAHAN

Dosen ITB Sulap Sampah Jadi Gizi, Bersemi Farm di Pasirlayung Jadi Solusi Krisis Sampah Bandung

Admin 002 by Admin 002
23 Juni 2026
in JOURNAL PEMERINTAHAN
0
Dosen ITB Sulap Sampah Jadi Gizi, Bersemi Farm di Pasirlayung Jadi Solusi Krisis Sampah Bandung
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, journalbroadcast.co — Di tengah persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di Kota Bandung, sebuah inovasi berbasis ilmu pengetahuan lahir dari RW 02 Kelurahan Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul. Melalui Bersemi Farm: Dari Sampah Menjadi Gizi, tumpukan sisa sayuran, kulit buah, dan limbah dapur yang sebelumnya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kini diolah menjadi sumber pangan bergizi berupa telur, ayam kampung, ikan, hingga entok.

Inovasi tersebut digagas dosen Program Studi Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB), Linus Pasasa, melalui konsep Apartemen Ayam Maggot, yakni sistem peternakan terpadu berbasis budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang mampu mengolah sampah organik dalam waktu sekitar 48 jam.

BacaJuga

Pemkot Bandung Bagikan Abate, Warga Sambut Antusias Pemberantasan Sarang Nyamuk Serentak

Pemkot Bandung Bagikan Abate, Warga Sambut Antusias Pemberantasan Sarang Nyamuk Serentak

31 Maret 2024
0
Aryatri Ajak Perempuan Bergerak Bersama untuk Bandung Cerdas dan Sejahtera

Aryatri Ajak Perempuan Bergerak Bersama untuk Bandung Cerdas dan Sejahtera

17 Oktober 2025
0
DPKP Kota Bandung Tuntaskan 1.785 Rutilahu di 2025, Target Besar 9.000 Unit Rampung pada 2029

DPKP Kota Bandung Tuntaskan 1.785 Rutilahu di 2025, Target Besar 9.000 Unit Rampung pada 2029

2 Desember 2025
0
Ema Apresiasi PKL Soal Penataan Gelap Nyawang

Ema Apresiasi PKL Soal Penataan Gelap Nyawang

11 Agustus 2023
0

“Saya sebagai warga Bandung merasa prihatin melihat persoalan sampah. Sebagai dosen, saya berpikir bagaimana ilmu yang kami miliki bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Dari situlah lahir Bersemi Farm, dari sampah menjadi gizi,” ujar Linus saat ditemui di Pasirlayung, Selasa (23/06/2026).

Berawal dari Riset, Berakhir Menjadi Solusi Nyata

Bersemi Farm bukan sekadar proyek lingkungan, melainkan implementasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dikembangkan Linus selama bertahun-tahun. Alumni S1 dan S2 ITB serta doktor lulusan Universität Karlsruhe, Jerman, itu memiliki rekam jejak panjang dalam bidang fisika kebumian, mitigasi bencana, kecerdasan buatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, fokus penelitiannya beralih pada pengelolaan sampah organik berbasis ekonomi sirkular. Pada 2026, ia memimpin sejumlah program inovasi, di antaranya pemanfaatan maggot BSF dan ayam petelur untuk mendukung penurunan stunting serta Program Makan Bergizi Gratis.

Komitmennya terhadap pengelolaan sampah juga telah dimulai sejak 2024 melalui program pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik cair di RW 02 Pasirlayung, yang kemudian berkembang menjadi ekosistem Bersemi Farm.

Sampah Organik Menjadi Protein

Berbeda dengan metode komposter konvensional yang membutuhkan waktu berbulan-bulan, sistem Bersemi Farm memanfaatkan maggot BSF untuk mengurai sampah organik hanya dalam dua hari. Maggot yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ayam kampung, ikan, dan entok.

Sementara itu, sisa makanan matang dari rumah tangga langsung diberikan sebagai pakan ternak, sedangkan kulit buah dan sayuran menjadi pakan utama maggot. Seluruh proses berlangsung dalam satu siklus tertutup sehingga hampir tidak menghasilkan limbah.

“Kami ingin memperpanjang siklus sampah organik. Jangan berhenti menjadi kompos saja, tetapi bisa menghasilkan protein untuk masyarakat,” jelas Linus.

Apartemen Ayam Maggot juga dirancang secara vertikal agar sesuai diterapkan di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan. Kotoran ayam dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot, sedangkan desain kandang memungkinkan telur menggelinding otomatis ke tempat penampungan sehingga lebih mudah dipanen.

Mampu Olah 300 Kilogram Sampah per Hari

Saat ini fasilitas Bersemi Farm memiliki kapasitas mengolah hingga 300 kilogram sampah organik per hari. Sementara produksi sampah organik warga RW 02 baru berkisar 50 – 75 kilogram per hari, sehingga kapasitas tersebut masih terbuka untuk dimanfaatkan oleh wilayah lain.

“Kami sengaja membuat kapasitas besar. Kalau ada wilayah lain yang belum memiliki pengolahan sampah organik, sampahnya bisa dibawa ke sini sehingga tidak lagi berakhir di TPA,” kata Linus.

Keberhasilan Bersemi Farm ditopang kolaborasi antara Institut Teknologi Bandung (ITB), Pemerintah Kota Bandung, Kelurahan Pasirlayung, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Tim Gaslah, Bank Sampah Bersemi 02, PKK, hingga masyarakat yang disiplin memilah sampah sejak dari rumah.

Mulai Direplikasi Berbagai Wilayah

Model pengelolaan sampah tersebut kini mulai menarik perhatian banyak pihak. Sejumlah kawasan di Kota Bandung seperti Bandung Wetan, Lebak Siliwangi, Tamansari, hingga Cipadung mulai mereplikasi konsep Apartemen Ayam Maggot. Bahkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman telah melakukan kunjungan untuk mempelajari sistem tersebut sebagai alternatif pengelolaan sampah di kawasan permukiman.

Ketua RW 02 Kelurahan Pasirlayung, Rahayu Wijayanti, mengatakan perubahan perilaku masyarakat memang membutuhkan proses. Sejak diperkuat melalui Program Gaslah dan pembangunan Apartemen Ayam Maggot pada 2026, warga mulai terbiasa memilah sampah organik dan anorganik sesuai jenis pemanfaatannya.

“Alhamdulillah masyarakat mulai terbiasa memilah sampah. Bahkan saya sendiri ikut belajar bagaimana mengolah sampah yang benar agar bisa memberikan manfaat,” ujar Rahayu.

Linus berharap konsep Bersemi Farm dapat diterapkan secara luas di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, apabila sampah organik dapat diselesaikan di tingkat lingkungan, persoalan sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi berubah menjadi sumber pangan, sumber ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. *red

Previous Post

23 Tahun Mengabdi, Deti Hendarti: Bidan adalah Sahabat Perempuan di Setiap Fase Kehidupan

Next Post

Lepas Kontingen POPWILDA Jabar 2026, Ketua DPRD Bandung: Tunjukkan Bandung Pride!

Admin 002

Admin 002

Related Posts

Sengketa Tanah 1.000 Meter Persegi di Bandung, Ahli Waris Pertanyakan Riwayat Sertifikat
JOURNAL PEMERINTAHAN

Sengketa Tanah 1.000 Meter Persegi di Bandung, Ahli Waris Pertanyakan Riwayat Sertifikat

28 Oktober 2026
0
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke – 98, Ngatiyana Ajak Pemuda Cimahi Jadi Pelaku Perubahan
JOURNAL PEMERINTAHAN

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke – 98, Ngatiyana Ajak Pemuda Cimahi Jadi Pelaku Perubahan

28 Oktober 2026
0
Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, 150 Peserta Dilatih Jadi Agen Perubahan
JOURNAL PEMERINTAHAN

Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah dari Sumber, 150 Peserta Dilatih Jadi Agen Perubahan

28 Oktober 2026
0
Visitasi Lapangan ASN Berprestasi Jawa Barat 2026, Usung Inovasi Salaman “ELEVATE TO COLLABORATE”
JOURNAL PEMERINTAHAN

Visitasi Lapangan ASN Berprestasi Jawa Barat 2026, Usung Inovasi Salaman “ELEVATE TO COLLABORATE”

27 Oktober 2026
0
Pemkot Cimahi Susun Aksi Pangan dan Gizi 2026 – 2030, Ngatiyana Tekankan Pencegahan Stunting
JOURNAL PEMERINTAHAN

Pemkot Cimahi Susun Aksi Pangan dan Gizi 2026 – 2030, Ngatiyana Tekankan Pencegahan Stunting

27 Oktober 2026
0
Pemkot Cimahi Gandeng Poltekesos Bandung, Perkuat Penanganan Masalah Sosial
JOURNAL PEMERINTAHAN

Pemkot Cimahi Gandeng Poltekesos Bandung, Perkuat Penanganan Masalah Sosial

23 Oktober 2026
0
Ngatiyana Dorong Santri Cimahi Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Akhlak
JOURNAL PEMERINTAHAN

Ngatiyana Dorong Santri Cimahi Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Akhlak

22 Oktober 2026
0
Kadis Dadang Komara Bahas Gempar di Media Centre Disnaker Kab. Bandung
JOURNAL PEMERINTAHAN

Kadis Dadang Komara Bahas Gempar di Media Centre Disnaker Kab. Bandung

20 Oktober 2026
0
Katanya ada “GEMPAR” di Disnaker Kab. Bandung, ini Kata Dadang Komara
JOURNAL PEMERINTAHAN

Katanya ada “GEMPAR” di Disnaker Kab. Bandung, ini Kata Dadang Komara

19 Oktober 2026
0
Next Post
Lepas Kontingen POPWILDA Jabar 2026, Ketua DPRD Bandung: Tunjukkan Bandung Pride!

Lepas Kontingen POPWILDA Jabar 2026, Ketua DPRD Bandung: Tunjukkan Bandung Pride!

Kelurahan Pasirlayung Sukses Kelola Sampah Organik, Tak Lagi Kirim ke TPS

Kelurahan Pasirlayung Sukses Kelola Sampah Organik, Tak Lagi Kirim ke TPS

Farhan Ungkap 5 Fokus Investasi Bandung, dari Heritage hingga Medical Tourism

Farhan Ungkap 5 Fokus Investasi Bandung, dari Heritage hingga Medical Tourism

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seedbacklink
Journalbroadcast.co

© 2024 Journalbroadcast.co

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

Navigate Site

  • Email
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA

© 2024 Journalbroadcast.co