• JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home JOURNAL PARLEMEN

DPRD Kota Bandung Ikuti Forum Konsultasi Publik dalam RPD

Admin 002 by Admin 002
28 Januari 2023
in JOURNAL PARLEMEN
0
DPRD Kota Bandung Ikuti Forum Konsultasi Publik dalam RPD

DPRD Kota Bandung mengikuti Forum Konsultasi Publik dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Bandung Tahun 2024-2026, di Hotel Grandia, Bandung, Kamis (26/1/2023). Dani/Humpro DPRD Kota Bandung

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, JB -||- DPRD Kota Bandung mengikuti Forum Konsultasi Publik dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Bandung Tahun 2024-2026, di Hotel Grandia, Bandung, Kamis (26/1/2023).

Dari DPRD Kota Bandung hadir Sekretaris Komisi A, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., Ketua Komisi B, Nunung Nurasiah, S.Pd., Anggota Komisi C, Iman Lestariyono, S.Si., dan Dr. Uung Tanuwidjaja, S.E., M.M., Anggota Komisi D, Dr. Rini Ayu Susanti, S.E., M.Pd., serta Sekretaris DPRD Kota Bandung yang juga Sekretaris Bapemperda (bukan anggota) H. M. Salman Fauzi S.IP., M.Si.

BacaJuga

Dewan Gelar Rapat Paripurna Susunan Keanggotaan Pansus Raperda Grand Design Pembangunan Keluarga Kota Bandung 2025 – 2045

Dewan Gelar Rapat Paripurna Susunan Keanggotaan Pansus Raperda Grand Design Pembangunan Keluarga Kota Bandung 2025 – 2045

10 Oktober 2025
0
Dewan Apresiasi Kegiatan Jaksa Masuk Pesantren

Dewan Apresiasi Kegiatan Jaksa Masuk Pesantren

25 Februari 2023
0
Komisi II DPRD Kota Bandung: Perempuan Bukan Sekadar Pelengkap Dalam Pembangunan Kota

Komisi II DPRD Kota Bandung: Perempuan Bukan Sekadar Pelengkap Dalam Pembangunan Kota

27 April 2025
0
DPRD Kota Bandung Apresiasi Aksi Solidaritas “Art for Palestine: Air Mata, Mata Air Gaza”

DPRD Kota Bandung Apresiasi Aksi Solidaritas “Art for Palestine: Air Mata, Mata Air Gaza”

1 Desember 2025
0

Uung Tanuwidjaya menyoroti masih banyaknya PR yang yang harus dikerjakan di masa-masa peralihan ini. Seperti diketahui, masa jabatan Wali Kota Bandung Yana Mulyana akan berakhir pada September 2023.

Sejalan dengan pemilihan kepala daerah serentak 2024, kepala daerah yang habis masa jabatannya pada September tahun 2023 diwajibkan menyusun dokumen perencanaan pembangunan menengah daerah tahun 2024-2026.

Uung menuturkan, diperlukan rencana pembangunan yang strategis dan berbasis penguatan layanan publik sehingga mampu harmoni dengan pemimpin pemerintahan di masa peralihan.

“Kita harus bersinergi dengan kepala daerah yang ditunjuk Kemendagri. Apakah dia mengerti atau dia ada tambahan atau bagaimana. Cuma memang agak sulit. Yang saya takutkan, kebijakan-kebijakan yang ditetapkan pada hari ini itu tidak sejalan dengan kepala daerah yang nanti terpilih. Itu yang harus kita harmonisasikan. Wali kota baru nanti kan punya janji politik yang dituangkan pada RPJMD. Takutnya berbeda dengan apa yang kita tetapkan hari ini. Mudah-mudahan siapapun juga pemangku puncak kepemimpinan Kota Bandung bisa tetap amanah yang ditetapkan hari ini,” tuturnya.

Penyelesaian Masalah

Ada beberapa masalah yang ia soroti untuk segera diselesaikan seperti optimalisasi mutu kesehatan yang masih jadi PR bersama.

“Lalu terjadi peningkatan kemiskinan. Padahal sudah dibentuk pengentasan kemiskinan dengan cara percepatan ekonomi, tetapi masih jauh dari harapan kita. Ternyata tingkat kemiskinan di Kota Bandung itu masih terjadi,” ujarnya.

Uung juga melihat belum pulihnya ekonomi kota. Meski sudah mulai banyak kegiatan ekonomi, tetapi belum pulih seperti sebelum pandemi. Terjadi juga peningkatan pengangguran karena banyaknya perusahaan yang tutup.

“Termasuk warga Kota Bandung yang bekerja di Cimahi atau Kabupaten Bandung lalu perusahaannya tutup. Itu jadi masalah buat kita juga,” katanya.

Pemenuhan Open Defecation Free (ODF) atau pengelolaan limbah rumah tangga dan air bersih juga masih harus dikejar ketertinggalan targetnya. Isu ini menjadi target di tahun ini karena menjadi kebutuhan dasar untuk masyarakat Kota Bandung.

“DPRD tetap akan melakukan fungsi pengawasan seperti apa yang telah ditetapkan lewat forum ini. Kita memutuskan langkah apa yang harus ditempuh termasuk hasil masukan dari pakar di hari ini. DPRD akan melakukan fungsi pengawasan lalu penganggaran. Dan kalau dibutuhkan juga penguatan di bidang regulasi kita akan menguatkan dengan pembentukan Perda atau pembuatan aturan-aturan yang bisa mendukung apa yang harus kita tetapkan,” ujarnya.

Transisi

Iman Lestariyono mengatakan, RPD ini wajib mengakomodir kebutuhan rakyat Bandung di masa peralihan kepemimpinan. RPJMD dengan RPD tentu tidak boleh jomplang di masa transisi nanti. Karena bagaimanapun juga RPJMD selesai di tahun ini. Meski ada arahan dari pemerintah pusat, Kota Bandung tetap wajib memerhatikan isu lokal yang harus diselesaikan.

“Kita juga ada isu lokal selain dari arahan pusat selain RPD. Ini serempak, tidak punya wali kota berarti tidak ada RPJMD dari kepala daerah. RPD sudah ada arahan dari pusat. Tetapi kita sebagai pemerintahan kota tetap punya isu strategis yang juga harus dimasukkan,” ujarnya.

RPD 2024-2026 yang tengah dirancang bersama ini merupakan bagian dari tahapan sosialisasi kepada publik. Ke depan, DPRD juga akan mengadakan pembahasan bersama untuk mengerucutkan program-program krusial yang bisa menjadi panduan pembangunan melintasi masa transisi.

“Kita akan lihat hal apa saja. Di pusat ada 7 isu. Mungkin dikerucutkan menjadi 4 isu di antaranya terkait dengan kenyamanan, SDM, ekonomi, walaupun empat tetapi sudah meliputi isu strategi situ. Kita berharap kebersamaan dalam penganggaran ini juga bisa dimunculkan kira-kira hal apa di 2024 ini yang harus kita kawal secara intens karena anggota dewannya masih bertugas sampai 2024,” tuturnya.

Ia melihat perekonomian yang dibayangi resesi 2023, tetapi secara tren sampai saat ini masih terpantau positif. Iman berharap ada target Pemkot Bandung yang bisa diraih untuk menambah PAD.

“Kekhasan Kota Bandung dengan fesyen, kuliner, jasa, itu harus benar-benar diperhatikan. Karena raihan PAD itu tidak bisa dibebankan kepada satu dinas. Jadi harus ada garapan lintas dinas dan anggarannya juga harus ada di masing-masing. Jadi jangan sampai idle, asyik sendiri. Dia punya program bagus tetapi masing-masing. Kolaborasi, sinergitas itu harus,” ujarnya.

Iman ingin memastikan program yang sudah baik tetap dipertahankan, walaupun mungkin kemasannya berbeda.

“Mungkin dulu ada istilah PIPPK untuk infrastruktur. Mungkin tidak harus itu namanya, tetapi tetap infrastruktur menjadi hal penting untuk isu kenyamanan. Kemudian kesehatan. Kemarin ada jaminan kesehatan melalui UHC (Universal Health Coverage/cakupan kesehatan semesta). Bisa jadi tahun depan berbeda. Tetapi kita berharap jangan sampai masyarakat kecil yang mau berobat menjadi kesulitan,” katanya.

Erick Darmadjaya menilai program pembangunan sudah sesuai kebutuhan masyarakat seperti infrastruktur, Bandung Caang lewat PJU dan PJL. Yang ia harapkan pemerataan layanannya di masyarakat.

“Kalau perlu enggak usah pakai program UHC. Karena program UHC juga kan ada prosedur yang harus ditempuh. Sederhanakan saja. KTP Bandung gratis, mau kaya mau miskin. UHC juga pelaksanaannya di lapangan ada birokrasi yang harus ditempuh. Malah jadi hambatan buat warga. Lebih baik pokoknya warga Kota Bandung dilayani gratis. Yang harus dipikirkan pemasukannya dari mana. Tetapi tentu pelayanan ya harus begitu, gratis,” tuturnya.

Erick menilai program-program yang baik dari Pemkot Bandung selama ini tinggal dibenahi dari sisi pelaksanaan. Program dengan semangat pelayanan publik itu merupakan muruah dari reformasi birokrasi.

“Reformasi birokrasi itu reformasi yang berdampak pada masyarakat. Apa yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Pada acara ini, Pemkot Bandung menjaring aspirasi dari Forum Anak Kota Bandung, Forum RW Kota Bandung, Paguyuban Camat Kota Bandung, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), dan sejumlah organisasi kemasyarakatan, asosiasi profesi, dan komunitas.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana menjelaskan, rencana pembangunan Kota Bandung akan dituangkan dalam RPD, sehingga perlu tersusun pola perencanaan yang komprehensif.

“Ini harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara lebih terukur, untuk menyempurnakan pembangunan Kota Bandung,” katanya. *red

Previous Post

Nurul Fahmi Siswa SSB Bhayangkara Tirta Raharja Idolakan Sani Ricky Pemain Bhayangkara FC

Next Post

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Lakukan Sertijab

Admin 002

Admin 002

Related Posts

DPRD Jabar Ungkap Prioritas Anggaran 2026: Bansos Warga Bogor, Pelunasan Utang Rp621 Miliar hingga Mitigasi Bencana
JOURNAL PARLEMEN

DPRD Jabar Ungkap Prioritas Anggaran 2026: Bansos Warga Bogor, Pelunasan Utang Rp621 Miliar hingga Mitigasi Bencana

11 Maret 2026
0
Komisi III DPRD Kota Bandung Evaluasi Program 2025 dan Bahas Strategi 2026, BRT dan Rutilahu jadi Sorotan
JOURNAL PARLEMEN

Komisi III DPRD Kota Bandung Evaluasi Program 2025 dan Bahas Strategi 2026, BRT dan Rutilahu jadi Sorotan

26 Februari 2026
0
Setahun Kepemimpinan Farhan – Erwin: Bandung di Persimpangan
JOURNAL PARLEMEN

Setahun Kepemimpinan Farhan – Erwin: Bandung di Persimpangan

25 Februari 2026
0
Pelantikan Percasi Kota Bandung 2025 – 2029, DPRD Dorong Pengembangan Olahraga Catur
JOURNAL PARLEMEN

Pelantikan Percasi Kota Bandung 2025 – 2029, DPRD Dorong Pengembangan Olahraga Catur

18 Februari 2026
0
145 Usulan Dikawal DPRD, Penurunan Kemiskinan Jadi Fokus Musrenbang Bojongloa Kaler
JOURNAL PARLEMEN

145 Usulan Dikawal DPRD, Penurunan Kemiskinan Jadi Fokus Musrenbang Bojongloa Kaler

9 Februari 2026
0
Edwin Senjaya: Musrenbang Harus Jadi Solusi Konkret untuk Sampah dan Banjir Bandung
JOURNAL PARLEMEN

Edwin Senjaya: Musrenbang Harus Jadi Solusi Konkret untuk Sampah dan Banjir Bandung

8 Februari 2026
0
DPRD Terima Audiensi Komunitas IKHTAH, Bahas Ketahanan Sosial
JOURNAL PARLEMEN

DPRD Terima Audiensi Komunitas IKHTAH, Bahas Ketahanan Sosial

7 Februari 2026
0
Pansus 13 Raperda Tibum Tranlimas Bahas Tertib Usaha untuk Mencegah Dampak yang Merugikan Warga
JOURNAL PARLEMEN

Pansus 13 Raperda Tibum Tranlimas Bahas Tertib Usaha untuk Mencegah Dampak yang Merugikan Warga

6 Februari 2026
0
Kebutuhan Riil Masyarakat, RKPD Instrumen Kunci untuk Pastikan Pembangunan
JOURNAL PARLEMEN

Kebutuhan Riil Masyarakat, RKPD Instrumen Kunci untuk Pastikan Pembangunan

5 Februari 2026
0
Next Post
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Lakukan Sertijab

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Lakukan Sertijab

Tedy Rusmawan Ajak Warga Manfaatkan Forum Musrenbang 2023

Tedy Rusmawan Ajak Warga Manfaatkan Forum Musrenbang 2023

Sinergitas TNI AL dengan Pemprov Jatim untuk Masyarakat Pesisir

Sinergitas TNI AL dengan Pemprov Jatim untuk Masyarakat Pesisir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seedbacklink
Journalbroadcast.co

© 2024 Journalbroadcast.co

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

Navigate Site

  • Email
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA

© 2024 Journalbroadcast.co