• JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home JOURNAL PARLEMEN

Setahun Kepemimpinan Farhan – Erwin: Bandung di Persimpangan

Admin 002 by Admin 002
25 Februari 2026
in JOURNAL PARLEMEN
0
Setahun Kepemimpinan Farhan – Erwin: Bandung di Persimpangan
Share on FacebookShare on Twitter

journalbroadcast.co — SETAHUN sudah Kota Bandung kembali memiliki wali kota definitif di bawah kepemimpinan Farhan dan Erwin. Harapan publik kala itu begitu besar: hadirnya perubahan nyata, percepatan pembenahan kota, serta inovasi untuk menjawab persoalan klasik yang selama ini membelit Kota Bandung.

Namun setelah satu tahun berjalan, pertanyaan publik semakin menguat: di mana gebrakan yang dijanjikan?

BacaJuga

Aries Supriyatna Dorong Pemkot Lakukan Langkah Cepat Cegah Penularan Difteri di Bandung

Aries Supriyatna Dorong Pemkot Lakukan Langkah Cepat Cegah Penularan Difteri di Bandung

7 Maret 2023
0
DPRD Kota Bandung bisa Dukung Program Nonfisik yang Tak Terakomodir di Musrenbang

DPRD Kota Bandung bisa Dukung Program Nonfisik yang Tak Terakomodir di Musrenbang

6 Februari 2025
0
Komisi D Kota Bandung Dukung Usulan Saling Hibah Terkait Lahan SDN 195 Isola dan SDN 133 Jalan Anyar dengan UPI

Komisi D Kota Bandung Dukung Usulan Saling Hibah Terkait Lahan SDN 195 Isola dan SDN 133 Jalan Anyar dengan UPI

8 November 2024
0
Pansus 3 Minta Raperda Ketahanan Pangan Diperkuat Muatan Lokal

Pansus 3 Minta Raperda Ketahanan Pangan Diperkuat Muatan Lokal

14 Juli 2023
0

Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat merupakan kota metropolitan dengan karakter jasa dan perdagangan sesuai arah RTRW. Dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi (high density) serta letak geografis di Cekungan Bandung, kota ini memiliki tantangan ekologis serius. Tanpa tata kelola yang arif, potensi degradasi lingkungan dapat mengancam ekosistem perkotaan dan kualitas hidup warganya.

Di atas kertas, Bandung memiliki potensi besar: ekonomi kreatif, digitalisasi, pusat pendidikan, serta destinasi wisata. Namun realitas di lapangan menunjukkan persoalan kota justru semakin kompleks – sampah menumpuk, kemacetan meningkat, jalan rusak, dan banjir berulang.

Jika tidak dibenahi melalui sistem pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada good governance, Bandung sebagai etalase Jawa Barat berisiko mengalami penurunan kualitas lingkungan dan daya saing kota.

Masalah Sampah: Krisis Tanpa Inovasi

Persoalan sampah menjadi isu paling krusial. Pasca-penutupan sementara TPA Sarimukti, solusi alternatif yang konkret dan berkelanjutan belum terlihat signifikan.

Pembentukan 1.546 Petugas Gaslah (Pengolah Sampah) belum menunjukkan perubahan berarti di lapangan. Sampah masih menumpuk di berbagai titik, bahkan gerobak sampah tersimpan di pinggir jalan sehingga mempersempit badan jalan, memicu kemacetan, dan menimbulkan bau menyengat yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) belum berjalan efektif. Edukasi pengurangan sampah dari sumber belum masif. Inovasi teknologi pengolahan sampah belum menjadi prioritas strategis.

Sudah saatnya Pemerintah Kota Bandung mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis green economy dengan target zero waste – sebuah kebijakan strategis yang terukur, bukan sekadar respons sementara atas krisis.

Kemacetan: Tanpa Lompatan Kebijakan

Kemacetan terus menggerus produktivitas warga. Pertumbuhan kendaraan pribadi tidak diimbangi sistem transportasi publik yang terintegrasi.

Pengoperasian angkot pintar belum dibarengi penataan angkot konvensional yang masih berhenti sembarangan. Akibatnya, terjadi tumpang tindih operasional dan peningkatan kemacetan. Bahkan, hasil pemantauan menunjukkan angkutan umum tersebut minim penumpang.

Bandung membutuhkan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan konsisten – bukan sekadar wacana atau kajian berulang tanpa implementasi tegas.

Pengangguran dan Ekonomi Kreatif

Sebagai kota jasa dan perdagangan, Bandung dikenal sebagai pusat ekonomi kreatif. Namun hingga kini belum terlihat stimulus kebijakan yang kuat dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.

UMKM dan pelaku ekonomi kreatif belum mendapatkan dukungan terukur. Sementara itu, angka pengangguran masih relatif tinggi, terutama di kalangan lulusan sarjana akibat PHK dan terbatasnya lapangan kerja yang sesuai kompetensi.

Potensi besar tanpa eksekusi konkret hanya akan menjadi slogan pembangunan.

Infrastruktur dan Banjir: Pola Tambal Sulam
Kerusakan jalan masih ditangani dengan pola tambal sulam. Lemahnya koordinasi antar-dinas menyebabkan perbaikan tidak bertahan lama karena kualitas pekerjaan yang kurang optimal.

Banjir pun terus berulang setiap hujan deras. Penanganannya belum sistemik. Pemerintah seharusnya mengambil langkah strategis seperti:
– Koordinasi lintas daerah hulu sungai,
– Pembangunan drainase berkelanjutan,
– Penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH),
– Pembuatan sumur resapan secara masif,
– Penguatan tata kelola lingkungan berbasis ekosistem.

Tanpa pendekatan komprehensif, masalah ini akan terus menjadi siklus tahunan.

Banyak Rencana, Minim Eksekusi
Sejumlah kebijakan telah diumumkan – digitalisasi layanan publik hingga revitalisasi kawasan heritage. Namun sebagian besar masih dalam tahap perencanaan.
Masyarakat tidak hanya membutuhkan komunikasi publik yang baik, tetapi eksekusi kebijakan yang cepat, terukur, dan berdampak nyata.

Bandung Butuh Signature Program
Setiap kepemimpinan membutuhkan identitas. Hingga kini, belum terlihat “signature program” yang menjadi penanda arah baru pemerintahan.

Bandung tidak kekurangan ide. Yang dibutuhkan adalah keberanian mengambil keputusan strategis, sense of urgency, serta konsistensi dalam implementasi.

Kini saatnya menentukan arah. Bandung tidak boleh terus berada di persimpangan jalan. Kota ini harus melangkah maju dengan kebijakan tegas, terukur, dan berpihak pada kesejahteraan warganya serta keberlanjutan ekosistem perkotaan. ***

Previous Post

BAZNAS Jawa Barat Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1447 H/2026 M se-Jawa Barat

Next Post

Pemkot Cimahi Tegaskan KIM sebagai Mitra Resmi Pemerintah Daerah

Admin 002

Admin 002

Related Posts

Dari Botol Plastik hingga Besi Tua, Wahyu Ajak Warga Cimahi Raup Manfaat dari Sampah
JOURNAL PARLEMEN

Dari Botol Plastik hingga Besi Tua, Wahyu Ajak Warga Cimahi Raup Manfaat dari Sampah

17 Oktober 2026
0
Kusmawan Isi Kursi PAW DPRD Cimahi, Fraksi Golkar Kembali Lengkap
JOURNAL PARLEMEN

Kusmawan Isi Kursi PAW DPRD Cimahi, Fraksi Golkar Kembali Lengkap

15 Oktober 2026
0
Perkuat Kepedulian Sosial, Ketua DPRD Kota Cimahi Apresiasi Pelatihan Pemulasaran Jenazah
JOURNAL PARLEMEN

Perkuat Kepedulian Sosial, Ketua DPRD Kota Cimahi Apresiasi Pelatihan Pemulasaran Jenazah

13 Oktober 2026
0
Rieke Suryaningsih Hadiri West Java Challenge 2026, Harapkan Lahir Atlet Anggar Berprestasi
JOURNAL PARLEMEN

Rieke Suryaningsih Hadiri West Java Challenge 2026, Harapkan Lahir Atlet Anggar Berprestasi

12 Oktober 2026
0
Toni Wijaya dan Edwin Senjaya Dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Bandung
JOURNAL PARLEMEN

Toni Wijaya dan Edwin Senjaya Dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Bandung

11 Oktober 2026
0
Toni Wijaya Apresiasi Aplikasi INTI KRESNA Polrestabes Bandung untuk Jaga Keamanan Kota
JOURNAL PARLEMEN

Toni Wijaya Apresiasi Aplikasi INTI KRESNA Polrestabes Bandung untuk Jaga Keamanan Kota

10 Oktober 2026
0
Pansus 16 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Pengelolaan Sampah, Dorong Regulasi Berkelanjutan
JOURNAL PARLEMEN

Pansus 16 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Pengelolaan Sampah, Dorong Regulasi Berkelanjutan

7 Oktober 2026
0
Agus Andi Setyawan Dorong Penanganan Banjir Bandung secara Menyeluruh, Soroti Rencana Induk Drainase
JOURNAL PARLEMEN

Agus Andi Setyawan Dorong Penanganan Banjir Bandung secara Menyeluruh, Soroti Rencana Induk Drainase

6 Oktober 2026
0
Iman Lestariyono Dorong Ruang Kreativitas Anak Muda Bandung Diperluas
JOURNAL PARLEMEN

Iman Lestariyono Dorong Ruang Kreativitas Anak Muda Bandung Diperluas

1 Oktober 2026
0
Next Post
Pemkot Cimahi Tegaskan KIM sebagai Mitra Resmi Pemerintah Daerah

Pemkot Cimahi Tegaskan KIM sebagai Mitra Resmi Pemerintah Daerah

Obligasi Berkelanjutan bank bjb Tahap II 2026 Resmi Dibuka

Obligasi Berkelanjutan bank bjb Tahap II 2026 Resmi Dibuka

Komisi III DPRD Kota Bandung Evaluasi Program 2025 dan Bahas Strategi 2026, BRT dan Rutilahu jadi Sorotan

Komisi III DPRD Kota Bandung Evaluasi Program 2025 dan Bahas Strategi 2026, BRT dan Rutilahu jadi Sorotan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seedbacklink
Journalbroadcast.co

© 2024 Journalbroadcast.co

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

Navigate Site

  • Email
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA

© 2024 Journalbroadcast.co