BANDUNG, journalbroadcast.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan langkah strategis untuk membenahi kebersihan kota, salah satunya dengan meningkatkan kedisiplinan petugas kebersihan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengakui masih terdapat persoalan kedisiplinan di kalangan petugas penyapu jalan.
“Kita harus jujur, masih ada yang belum disiplin. Ini akan kita benahi secara serius,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Jumat (17/04/2026).
Sebagai langkah konkret, mulai 19 April 2026 seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari wali kota, camat, hingga lurah, akan turun langsung ke lapangan sejak pukul 04.00 WIB untuk memastikan kebersihan kota.
Pengawasan terhadap petugas kebersihan juga akan diperkuat melalui sistem digital. Farhan menegaskan, pelanggaran disiplin akan dikenai sanksi tegas hingga pemberhentian.
Selain itu, Pemkot Bandung juga tengah merancang peningkatan sistem Automatic Traffic Control System (ATCS) dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
“Ke depan, lampu lalu lintas akan diatur berbasis AI yang bisa membaca kepadatan kendaraan secara real-time,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, pengaturan lampu lalu lintas diharapkan menjadi lebih adaptif sehingga mampu mengurangi kemacetan, terutama di titik-titik perbatasan kota.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung dalam meningkatkan kualitas layanan publik, baik dari sisi kebersihan maupun kelancaran transportasi. *red





















