BANDUNG, journalbroadcast.co — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melantik dan mengambil sumpah jabatan 16 Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Pelantikan tersebut menjadi agenda utama Apel Pagi yang digelar di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (24/08/2026).
Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar proses administratif, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Pelantikan ini adalah amanah dan kepercayaan. Tidak hanya dari Pemerintah Kota Bandung, tetapi dari warga Kota Bandung,” ujarnya.
Sebanyak 16 pejabat fungsional yang dilantik berasal dari berbagai bidang strategis, di antaranya perencana, analis pengembangan kompetensi ASN, perawat, dokter, nutrisionis, analis kebijakan, hingga pengawas lingkungan hidup.
Farhan mengatakan, keberadaan pejabat fungsional menjadi elemen penting dalam memperkuat kualitas birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik. Karena itu, proses pengangkatan dilakukan secara terencana, selektif, dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Ia menjelaskan, Pemkot Bandung terus mendorong penerapan manajemen talenta ASN yang menempatkan kompetensi dan kinerja sebagai dasar pengembangan karier aparatur.
“Dengan pengangkatan jabatan fungsional yang semakin terencana, selektif, dan berbasis kebutuhan serta selaras dengan manajemen talenta ASN, maka manfaatnya akan semakin besar bagi bangsa dan negara,” katanya.
Farhan juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik sesuai bidang tugas masing-masing.
Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut bekerja secara profesional, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kota Bandung.
“Jabatan adalah amanah. Pengabdian adalah nilai yang harus terus kita jaga sampai kapan pun kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia berharap, para pejabat fungsional yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak birokrasi yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. *red





















