JAKARTA, journalbroadcast.co — PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung daya saing ekspor semen nasional melalui pengoperasian fasilitas dermaga dan produksi ekspor terintegrasi di Tuban, Jawa Timur. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan untuk mengoptimalkan kapasitas produksi, memperluas akses pasar internasional, serta menghadirkan pasokan semen tipe khusus dengan standar kualitas global.
Fasilitas ekspor yang memiliki kapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun itu dikembangkan melalui kerja sama strategis antara Solusi Bangun Indonesia dan Taiheiyo Cement Corporation asal Jepang. Setelah sukses melakukan ekspor perdana ke Amerika Serikat pada akhir Mei 2026, perusahaan menargetkan volume ekspor mencapai 450 ribu Metrik Ton (MT) pada tahun pertama operasional.
Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan pengoperasian fasilitas ekspor di Tuban merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat ketahanan bisnis di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri semen domestik.
“Fasilitas ekspor Tuban merupakan langkah strategis Perusahaan untuk meningkatkan utilitas, memperluas pasar, dan mendorong pertumbuhan melalui ekspor. Didukung fasilitas terintegrasi serta sinergi dengan SIG dan Taiheiyo Cement Corporation, Solusi Bangun Indonesia siap menghadirkan pasokan semen tipe khusus yang berkualitas dan andal bagi pelanggan di pasar internasional,” ujar Rizki Kresno Edhie Hambali, Jumat (12/06/2026).
Menurutnya, pengembangan pasar ekspor menjadi salah satu strategi penting perusahaan untuk meningkatkan utilisasi pabrik sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri bahan bangunan global.
Sementara itu, Vice President and Representative Director Taiheiyo Cement Corporation, Shinji Fukami, menilai kerja sama ekspor dari Tuban menjadi bagian penting dari kemitraan strategis kedua perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar Amerika Serikat.
“Selain memperluas akses ke pasar ekspor, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan utilisasi dan menghasilkan devisa negara, sehingga turut berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Produk yang diekspor merupakan semen yang memenuhi standar semen Amerika Serikat, ASTM C-150 Tipe II/V yaitu semen tahan sulfat yang sesuai dengan kondisi tanah di Pantai Barat Amerika Serikat. Kami telah memastikan teknologi manufaktur Solusi Bangun Indonesia mampu memproduksinya,” kata Shinji Fukami.
Fasilitas ekspor Tuban dilengkapi terminal berkapasitas hingga 50.000 DWT, tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam yang memungkinkan pengiriman semen langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga.
Integrasi fasilitas produksi, sistem conveyor, silo penyimpanan, hingga ship loader mendukung proses distribusi yang lebih efisien dengan mengurangi tahapan penanganan material serta menjaga kontinuitas pasokan dalam volume besar.
Selain itu, teknologi ship loader yang digunakan telah dirancang dengan sistem penanganan material tertutup sehingga mampu mendukung proses pemuatan yang lebih bersih, aman, dan ramah lingkungan. Sistem tersebut juga membantu mengurangi potensi emisi debu selama proses pemuatan semen ke kapal serta meningkatkan keselamatan kerja di area terminal.
Untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga, Solusi Bangun Indonesia menerapkan pengendalian mutu secara berlapis mulai dari proses produksi, penyimpanan, hingga pemuatan ke kapal. Perusahaan juga menjalankan prosedur keselamatan kerja secara ketat di seluruh area operasional sebagai bagian dari komitmen terhadap aspek keamanan dan keberlanjutan.
Melalui pengoperasian fasilitas ekspor di Tuban, Solusi Bangun Indonesia optimistis dapat memperkuat kontribusinya terhadap peningkatan ekspor nasional, menghasilkan devisa negara, sekaligus meningkatkan daya saing industri semen Indonesia di pasar internasional. *red




















