BANDUNG, journalbroadcast.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menggelar Investor Day 2026 di Hotel Grandia Bandung, Sabtu (15/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian kedua dari Trilogi Investasi yang dirancang sebagai ruang pertemuan strategis antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan calon investor.
Investor Day 2026 ditujukan untuk mendorong percepatan realisasi investasi di Kota Bandung melalui kolaborasi yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.
Mengusung tema “Bridging Vision and Opportunity for Bandung City’s Investment Future”, kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemkot Bandung untuk memperkenalkan berbagai peluang investasi di Kota Bandung, baik yang bersumber dari aset pemerintah daerah maupun aset non-pemerintah.
Investor Day 2026 rencananya dibuka oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Sementara itu, Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rakhmat Yulianto dijadwalkan menyampaikan keynote speech terkait perspektif dan arah kebijakan investasi di tingkat nasional.
Tawarkan Sejumlah Proyek Investasi
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bandung akan memaparkan sejumlah proyek prioritas yang ditawarkan kepada calon investor.
Peluang investasi yang berasal dari aset pemerintah daerah antara lain Sekemala Integrated Farming, penyediaan infrastruktur prasarana transportasi berupa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan Shelter Bike Share, Kampung Wisata Kreatif Pasir Kunci, serta Rumah Susun Sadang Serang.
Sementara itu, peluang investasi dari aset non-pemerintah daerah mencakup aset Komplek Pabrik Kina PT Kimia Farma (Persero) Tbk, aset ruko PT Kimia Farma (Persero) Tbk, serta aset IFG Life di Jalan Gatot Subroto.
Beragam proyek tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan bagi investor untuk mengembangkan usaha sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bandung.
Perkuat Pertemuan Investor dan Pemilik Proyek
Investor Day 2026 juga akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, investor Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), pelaku usaha dan asosiasi bisnis nasional maupun internasional.
Selain itu, sektor perbankan dan lembaga keuangan, perangkat daerah, BUMD, BUMN, hingga sektor swasta turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Untuk memperluas peluang kerja sama, Investor Day 2026 akan dilengkapi dengan sesi one on one meeting.
Melalui sesi tersebut, calon investor dapat berdiskusi secara langsung dengan pemilik proyek untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai potensi, skema kerja sama, hingga peluang investasi yang ditawarkan.
Tak hanya memperkenalkan proyek investasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaring minat serta komitmen investor melalui mekanisme Expression of Interest (EOI).
Pemkot Bandung berharap Investor Day 2026 tidak berhenti pada promosi peluang investasi, tetapi mampu menghasilkan kerja sama konkret yang memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing Kota Bandung.
Dengan mempertemukan pemilik proyek dan calon investor secara langsung, Pemkot Bandung optimistis berbagai potensi investasi yang dimiliki dapat segera dikembangkan menjadi proyek yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah. *red





















