BANDUNG, journalbroadcast.co — Membawa Curriculum Vitae (CV) dan harapan mendapatkan pekerjaan, sejumlah pencari kerja memanfaatkan Job Fair Disnaker 2026 untuk bertemu langsung dengan perusahaan.
Kegiatan yang digelar di Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjadjaran, Jumat (28/08/2026), tersebut diikuti sekitar 30 perusahaan dari berbagai bidang.
Bagi para fresh graduate, job fair bukan sekadar tempat mencari lowongan pekerjaan. Kesempatan bertemu langsung dengan perusahaan menjadi pengalaman untuk mengenal dunia kerja sekaligus mencari peluang yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kemampuan.
Salah satunya Delia Zahira, lulusan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ). Ia tertarik datang karena sebelumnya belum pernah mengikuti job fair secara langsung.
“Karena memang belum pernah datang ke job fair secara langsung. Jadi saya ingin merasakan pengalaman bagaimana ketemu dengan perusahaan-perusahaan, terus tanya-tanya terkait lowongan secara langsung,” ujar Delia.
Menurut Delia, bertemu langsung dengan perusahaan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan mencari informasi melalui media sosial. Ia berharap interaksi tersebut dapat membuka peluang mendapatkan pekerjaan.
Delia saat ini mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya di bidang kesehatan masyarakat, khususnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Namun, ia juga terbuka terhadap pekerjaan di bidang administrasi maupun bidang lainnya.
“Kebetulan karena baru lihat beberapa perusahaan, jadi masih nyari-nyari perusahaan yang worth it untuk dicoba,” ujarnya.
Pengalaman serupa disampaikan Fathin Mubiinan, lulusan Teknik Lingkungan Universitas Winaya Mukti, Bandung. Ia memanfaatkan job fair untuk mencari perusahaan yang memiliki bidang pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
“Melihat banyak perusahaan yang belum pernah saya temui. Kalau di media sosial kan nggak bisa tanya-tanya secara langsung, sedangkan di sini bisa,” ujar Fathin.
Menurut Fathin, kesempatan berdiskusi secara langsung dengan perusahaan membantunya memperoleh informasi yang lebih jelas sebelum menentukan pilihan pekerjaan.
Sementara itu, Fazalny Robbi, lulusan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Kota Bandung, datang dengan harapan bisa segera mendapatkan pekerjaan. Ia mengetahui informasi mengenai job fair dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
“Yang membuat saya tertarik karena saya seperti sekarang masih menganggur, juga saya ingin segera bekerja,” ujarnya.
Dalam mencari pekerjaan, Fazalny masih terbuka terhadap berbagai bidang. Menurutnya, banyaknya perusahaan yang hadir memberikan lebih banyak pilihan untuk mencoba peluang kerja.
“Saya masih terbuka terhadap semua bidang pekerjaan untuk perusahaan yang saya incar. Saya lagi coba-coba karena lumayan banyak perusahaan di job fair ini. Jadi masih banyak pilihan buat saya,” ujarnya.
Bagi para pencari kerja, kehadiran berbagai perusahaan dalam satu lokasi memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi sekaligus berinteraksi langsung dengan pihak perusahaan.
Bagi fresh graduate, kesempatan tersebut juga menjadi ruang untuk melatih keberanian memperkenalkan diri, menyampaikan kemampuan, dan memahami proses rekrutmen secara langsung.
Pengalaman para peserta menunjukkan bahwa Job Fair Disnaker 2026 tidak hanya menjadi tempat bertemunya pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu ruang bagi lulusan baru untuk mengambil langkah awal memasuki dunia profesional.
Dengan mempertemukan pencari kerja dan perusahaan secara langsung, job fair membuka akses terhadap informasi dan peluang kerja yang lebih beragam.
Bagi para fresh graduate, satu CV yang diserahkan hari itu bisa menjadi salah satu langkah awal menuju pekerjaan dan karier yang mereka harapkan. *red





















