Kapolda Jabar Cek Kegiatan Vaksin Covid19 dan Baksos yang Digelar Polrestabes Bandung dengan Komunitas Tionghoa Peduli

0
118
Kapolda Jabar Cek Kegiatan Vaksin Covid19 dan Baksos yang Digelar Polrestabes Bandung dengan Komunitas Tionghoa Peduli

Bandung, Bewarajabar.com – Vaksin secara keseluruhan di Provinsi Jawa Barat sudah mendekati 80 persen tahap pertama. Tahap kedua sudah 55 persen, berarti diatas standar nasional.

“Vaksin lansia di Jawa Barat menggembirakan sudah 76 persen, yang anak-anak per hari ini sudah 35 persen,” pungkas Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Drs. Suntana , MSi yang di dampingi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung S.I.K., M.H. , Kamis (13/01/2022)

Beliau mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk menggencarkan vaksinasi covid-19 untuk anak-anak hingga mencapai target. beliau berharap anak-anak bisa menjalani sekolah seperti semula.

“Mohon doa restu masyarakat melalui teman-teman media mudah-mudahan vaksinasi anak bulan Januari bisa sampai 100 persen dengan ini herd immunity di lingkungan kita bisa terjaga dan pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya

Meski demikian, beliau tetap mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan setiap saat. beliau juga meminta agar seluruh pihak dapat mendukung kegiatan vaksinasi.

“Saya ucapkan terima kasih dan bangga salah satunya kepada komunitas Tionghoa Peduli melakukan vaksinasi dan bakti sosial. Semoga bisa diikuti oleh masyarakat lainnya,” katanya

Koordinator Masyarakat Tionghoa Peduli, Herman Widjaya mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Polrestabes Bandung, Dinas Kesehatan melakukan vaksinasi kepada usia 6-11 tahun. Total target sasaran anak yang divaksin sebanyak 3.000 anak selama dua hari.

“Vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 11 tahun jumlah 3.000 sasaran dua hari ini kami mengucapkan terimakasih. Semua bisa selesai sesuai harapan pemerintah bisa selesai Januari,” ujarnya.

Dia akan menyelenggarakan vaksin booster apabila kembali diberikan wewenang oleh Dinkes Kota Bandung. Pelaksanaan vaksin booster diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan pelaksanana vaksinasi sebelumnya.

“Kita sudah punya pengalaman sejak Maret mengadakan vaksinasi massal sudah puluhan ribu dosis, ke depan vaksin booster siap membantu melaksanakan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here