• JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home JOURNAL OPINI

Mengenang TAN DE SENG atau Ki Daseng, Seniman Tionghoa yang Cinta dengan Seni Budaya Sunda

Admin 002 by Admin 002
7 November 2022
in JOURNAL OPINI, JOURNAL PERISTIWA, JOURNAL REGIONAL
0
Mengenang TAN DE SENG atau Ki Daseng, Seniman Tionghoa yang Cinta dengan Seni Budaya Sunda
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, JB — Innalillahi Wainnaillaihi Rojiun, telah wafat hari Minggu 6 November 2022 pukul 14.10 Sang Maestro musik Sunda Mohammad Tan Deseng telah meninggal dunia di Bandung, berkat beliau ada rekaman album wayang golek Giri Harja, Upit Sarimanah, sampai Tati Saleh, karena permainan gitarnya beliau disebut “Setan Melodi”.

Tan Deseng lahir di Tamim (sekitar Pasar Baru Bandung), 22 Agustus 1942. Sang ayah, Tan Tjing Hong merupakan pengusaha, shinse, dan seniman lukis yang bisa memainkan sejumlah instrumen musik.

BacaJuga

Keluhkan Akses Pelayanan Publik, Warga Kabupaten Bogor Nantikan Pemekaran di Wilayahnya

3 Desember 2021
0

Insentif Tingkat RT / RW se-Kabupaten Bandung Naik 100 Persen, Tedy: Bisa Dicek

24 Januari 2022
0

Tetep Abdulatip Serap Aspirasi Masyarakat Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya

4 Desember 2021
0
UU KUHP tak Pengaruhi Kedatangan WNA untuk Wisata, Bisnis dan Investasi di indonesia

UU KUHP tak Pengaruhi Kedatangan WNA untuk Wisata, Bisnis dan Investasi di indonesia

10 Desember 2022
0

Dari 8 anaknya, Tan Deseng dan kakaknya, Tan De Tjeng yang tertarik pada dunia seni. Di usianya yang  ke-12, ia mulai serius mendalami musik Sunda. Bahkan saat ia berusia 16 tahun di Palembang ia menitikkan air mata begitu mendengar lagu-lagu sunda di RRI (Radio Republik Indonesia).

Saat itu ia bertekad untuk lebih mendalami musik sunda. Ia belajar dari banyak orang. Mulai dari tetangga hingga para maestro kesenian Sunda. Seperti belajar waditra (instrumen) musik sunda dari Adjat Sudrajat atau Mang Atun. Belajar kecapi dan suling dari Evar Sobari, Mang Ono, Sutarya, dan dalang Abah Sunarya (ayah dari dalang kenamaan Asep Sunandar Sunarya).

Kemampuannya pada musik sunda terutama karawitan terus berkembang. Tak heran jika ia banyak tampil di panggung dalam maupun luar negeri. Seperti Jepang, China, Thailand, dan lainnya. Ada lagi satu hobi yang digelutinya yakni mendokumentasikan aset-aset penting budaya sunda melalui rekaman pita hitam.

Tan Deseng orang yang pertama kali merekam pagelaran dalang Abah Sunarya. Kemudian pesinden kondang Titim Fatimah. Lalu ada Euis Komariah, Tati Saleh dan lainnya.

Ia pula yang memperkenalkan ‘ketuk tilu’ yang menjadi dasar jaipong melalui pita rekamannya yang digarap bersama pemusik-pemusik rakyat dari Karawang. Rekaman yang kini menjadi artefak budaya tersebut dilakoninya sejak tahun 1950-an. Ia mempelajarinya secara otodidak dengan modal yang seadanya.

Bahkan peralatan perekaman yang dimilikinya saat ini merupakan pemberian Titim Fatimah tahun 1970an. Saat itu Titim membelinya seharga Rp 70 juta (kini miliaran). Titim merupakan sinden kenamaan. Untuk menonton pagelarannya, orang-orang rela berjalan hingga 40 kilometer. Titim kemudian menjadi acuan para sinden sesudahnya.

Hasil rekaman Tan Deseng dari tahun 1950-an kini menjadi harta karun tak ternilai harganya. Bahkan bisa dibilang, rekaman tersebut merupakan artefak budaya. Kecintaan dan upaya Tan Deseng melestarikan budaya Sunda berbuah penghargaan dari berbagai pihak. Seperti wali kota Bandung, gubernur Jabar, dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Lulusan SMP Tsing Hoa ini pun menerima penghargaan dari Presiden Megawati Soekarnoputri dan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia pernah mendapat Anugerah Maestro Seni Budaya Sunda.

Hidup berpindah-pindah tak punya rumah Sebenarnya keluarga Tan Deseng menginginkan dirinya menjadi pedagang, sama dengan Tionghoa lainnya.

Namun ia teguh pendirian, meskipun menjadi seniman, hidup dalam kemiskinan. Apalagi ia memegang prinsip, menjadi seniman tidak semata untuk mencari uang. Tapi murni karena kecintaannya pada seni Sunda.

“Meski saya seniman, saya meminta anak saya tidak menikah dengan seniman karena seniman itu sangsara (melarat)” ucap Tan Deseng. Hal itu merujuk pada dirinya. Meski kaya pengalaman dan mendapat banyak penghargaan, secara finansial, tetap tidak mumpuni….. begitulah seniman’

Menurut Budayawan Dadan Hidayat, hingga kini Tan Deseng tidak memiliki rumah. Hidupnya selalu berpindah- pindah, mengontrak dari satu tempat ke tempat yang lain.

Meski demikian ia orang yang sangat dermawan. Ia kerap berbagi. Contohnya, ketika seniman kehilangan panggungnya karena pandemi Covid-19, Tan Deseng menjual kecapinya untuk makan para seniman….. luar biasa’

Akhirnya Pak Deseng gagal tampil di Seminar Ketahanan Budaya Sunda yang digelar oleh INTI Jawa barat di Gedong Budaya Soreang tgl 18 November 2022 yad, Kini Sang maestro telah tiada…. telah berpulang ke rahmatullah, meninggalkan sejuta kenangan akan kecintaannya kepada budaya sunda. Pileuleuyan abah…….

Mugi abah mulih dina kaayaan husnul khotimah.

Al-fatihah

Oleh: Ki Darma

Previous Post

PWI dan IKWI Jabar Gelar Turnamen Bulutangkis

Next Post

Korp Wanita TNI AL Ikuti Parade Budaya Nusantara

Admin 002

Admin 002

Related Posts

BRI RO Bandung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dungusema
JOURNAL REGIONAL

BRI RO Bandung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dungusema

8 Mei 2026
0
Hardiknas 2026, Ridwan Ginanjar Serukan Partisipasi Semesta Demi Pendidikan Bermutu di Jawa Barat
JOURNAL REGIONAL

Hardiknas 2026, Ridwan Ginanjar Serukan Partisipasi Semesta Demi Pendidikan Bermutu di Jawa Barat

2 Mei 2026
0
Judi Online di Jawa Barat Menggila, Dedi Mulyadi dan Ridwan Ginanjar Angkat Suara
JOURNAL REGIONAL

Hari Buruh 2026 Jawa Barat, Ridwan Ginanjar Soroti Upah dan Masa Depan Pekerja Muda

30 April 2026
0
BAZNAS Jabar Dampingi Dedi Mulyadi Salurkan Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi
JOURNAL PERISTIWA

BAZNAS Jabar Dampingi Dedi Mulyadi Salurkan Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi

30 April 2026
0
Proyek Plasma INA – SK Plasma Sabet “Social Infrastructure Deal of the Year” APAC
JOURNAL REGIONAL

Proyek Plasma INA – SK Plasma Sabet “Social Infrastructure Deal of the Year” APAC

30 April 2026
0
BRILink BRI Cibadak Tembus 4.658 Agen, Transaksi Capai Rp47,3 Triliun
JOURNAL EKBIS

BRILink BRI Cibadak Tembus 4.658 Agen, Transaksi Capai Rp47,3 Triliun

30 April 2026
0
Ridwan Ginanjar: Jangan Biarkan Judi Online Merampas Masa Depan Generasi Muda Jawa Barat
JOURNAL REGIONAL

Ridwan Ginanjar: Jangan Biarkan Judi Online Merampas Masa Depan Generasi Muda Jawa Barat

30 April 2026
0
Judi Online di Jawa Barat Menggila, Dedi Mulyadi dan Ridwan Ginanjar Angkat Suara
JOURNAL REGIONAL

Judi Online di Jawa Barat Menggila, Dedi Mulyadi dan Ridwan Ginanjar Angkat Suara

30 April 2026
0
Sambut World Healing Day 2026, Glico WINGS Ajak Gen Z Temukan Momen Zen Bersama Es Krim Jepang HAKU Almond Classic Deluxe
JOURNAL RAGAM

Sambut World Healing Day 2026, Glico WINGS Ajak Gen Z Temukan Momen Zen Bersama Es Krim Jepang HAKU Almond Classic Deluxe

29 April 2026
0
Next Post
Korp Wanita TNI AL Ikuti Parade Budaya Nusantara

Korp Wanita TNI AL Ikuti Parade Budaya Nusantara

Berdekatan dengan Pemkot Bandung, Rumah tidak Layak Huni di Abaikan, apa Kata Dunia

Masyarakat Pertanyakan Kinerja Aparat Kewilayahan, Terkait Rutilahu Milik Sari

Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Terima 3 Pucuk Senjata Api Rakitan dari Warga Secara Sukarela

Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Terima 3 Pucuk Senjata Api Rakitan dari Warga Secara Sukarela

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seedbacklink
Journalbroadcast.co

© 2024 Journalbroadcast.co

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

Navigate Site

  • Email
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA

© 2024 Journalbroadcast.co