BANDUNG, journalbroadcast.co — Sebanyak 77 bangunan di kawasan Pasar Kiaracondong, tepatnya di bawah flyover Jalan Ibrahim Adjie, Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, mulai dibongkar secara mandiri oleh para pedagang pada Senin (12/10/2026). Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Bandung dalam menata kawasan pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman.
Pembongkaran dilakukan di sepanjang Jalan Stasiun Lama hingga Jalan PSM. Para pedagang memilih membongkar bangunan yang ditempati setelah melalui komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kewilayahan serta pengurus lingkungan.
Camat Kiaracondong, Mochamad Arief Budiman, mengapresiasi inisiatif para pedagang, koordinator, pengurus lingkungan, dan tokoh masyarakat yang mendukung penataan tanpa harus melalui pembongkaran paksa.
Menurut Arief, proses penertiban telah dilaksanakan sesuai tahapan prosedural, mulai dari pemberian surat peringatan pertama, kedua, hingga ketiga oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Setelah melalui komunikasi dan koordinasi dengan para pedagang serta pengurus setempat, akhirnya disepakati pembongkaran dilakukan secara mandiri.
“Hal yang perlu diapresiasi adalah inisiatif dan kesadaran warga serta para pedagang untuk membongkar secara mandiri. Dengan demikian, pemerintah dapat melaksanakan penataan ini secara kondusif,” ujar Arief.
Ia menyebutkan, terdapat sekitar 77 bangunan yang masuk dalam rencana pembongkaran mandiri di kawasan tersebut.
Pemerintah kewilayahan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan perangkat daerah terkait turut memantau serta membantu proses penataan.
Arief menilai pendekatan humanis dan kondusif menjadi bagian penting dalam membenahi kawasan perkotaan. Karena itu, komunikasi dengan masyarakat terus dikedepankan agar penertiban berjalan lancar dengan tetap memperhatikan kondisi para pedagang.
Penataan Dilanjutkan dengan Pembersihan dan Perbaikan Drainase
Setelah pembongkaran bangunan, Pemkot Bandung akan melanjutkan penataan melalui pembersihan kawasan dan pengerukan drainase.
Saluran air di lokasi tersebut diketahui telah lama tidak mendapatkan penanganan optimal karena terhalang bangunan dan aktivitas perdagangan.
Pembersihan serta pengerukan drainase direncanakan berlangsung secara bertahap hingga pekerjaan di lapangan selesai. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi saluran air sekaligus meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar.
Arief menambahkan, penataan juga akan menyasar aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan pasar tumpah yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.
Untuk itu, pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, termasuk membahas kemungkinan solusi bagi pedagang agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi sesuai ketentuan yang berlaku.
Pedagang Dukung Penataan Kawasan Pasar Kiaracondong
Koordinator PKL Kelurahan Kebon Jayanti, Asep Satibi, menyambut positif langkah penataan tersebut.
Ia menjelaskan, para pedagang dan pengurus setempat telah beberapa kali berkomunikasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan sebelum pembongkaran dilakukan.
“Kami sebagai pengurus sangat antusias karena sudah beberapa tahun kawasan ini ingin dibersihkan dan ditata. Alhamdulillah, setelah berkoordinasi dengan Pak Camat dan pihak lainnya, para pedagang juga mendukung, bahkan membongkar bangunannya sendiri,” kata Asep.
Ia berharap penataan kawasan Pasar Kiaracondong dapat membawa perubahan positif bagi lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Asep juga mengapresiasi komunikasi yang dibangun pemerintah kewilayahan sehingga proses pembongkaran dapat berlangsung tertib.
Dukungan serupa disampaikan Ketua RW 01 Kelurahan Kebon Jayanti, Jajat Sudrajat. Ia mengatakan pembongkaran mandiri merupakan hasil komunikasi dan kesepakatan antara pengurus lingkungan dan para pedagang setelah adanya imbauan serta pertemuan terkait rencana pembersihan kawasan.
Menurutnya, para pedagang bersedia membongkar bangunan masing-masing sehingga proses penataan dapat berjalan tanpa menimbulkan gangguan berarti.
Jajat menyebutkan, kondisi di lapangan sejauh ini berlangsung aman dan kondusif. Setelah pembongkaran, pembersihan kawasan akan dilanjutkan bersama petugas terkait, termasuk pengerukan drainase.
Pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap hingga area menjadi lebih bersih dan saluran air dapat kembali berfungsi dengan baik.
Melalui penataan ini, Pemerintah Kota Bandung berharap kawasan Pasar Kiaracondong menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas serta aktivitas ekonomi masyarakat. *red





















