BANDUNG, journalbroadcast.co — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Asep Robin, S.H., M.H., meresmikan revitalisasi lapangan voli di wilayah Kelurahan Pasir Impun dan Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jumat (14/08/2026).
Revitalisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga ruang aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus menjadi wadah pembinaan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dari tingkat kewilayahan.
Asep Robin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini turut mendorong pembangunan dan kemajuan wilayah.
Menurutnya, berbagai program pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah kewilayahan, serta berbagai pihak lainnya.
“Ini tidak bisa saya bekerja sendiri, perlu kita bekerja bersama-sama. Kita harus bersama-sama membangun wilayah kita, menjaga wilayah kita, dan menyatukan pemahaman untuk mewujudkan cita-cita bersama,” ungkap Asep saat memberikan sambutan.
Ia juga menekankan pentingnya masyarakat mengedepankan persamaan di tengah berbagai perbedaan, baik latar belakang, pendidikan maupun asal-usul.
Bagi Asep, perbedaan merupakan hal yang wajar. Namun, persamaan tujuan untuk membangun lingkungan harus menjadi kekuatan bersama.
Dorong Pembinaan Atlet Sejak Dini
Asep berharap keberadaan lapangan voli tersebut dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.
Ia mendorong para pelatih olahraga untuk berkolaborasi dengan pihak kelurahan dalam memberikan pembinaan rutin kepada anak-anak di wilayah tersebut.
“Harapannya ini bisa melahirkan pemimpin-pemimpin dan atlet. Kalau pelatihnya bisa berkoordinasi dengan lurah, saya dorong agar bisa melatih di sini, khususnya anak-anak,” katanya.
Menurutnya, fasilitas olahraga yang baik harus diikuti dengan program pembinaan yang terarah agar potensi anak-anak di tingkat kewilayahan dapat berkembang.
Olahraga Harus Berjalan Bersama Pendidikan
Tak hanya mendorong pembinaan olahraga, Asep menegaskan bahwa pembangunan generasi muda harus berjalan beriringan dengan pendidikan.
Karena itu, ia memperkenalkan program beasiswa pendidikan hingga jenjang sarjana yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak di wilayah tersebut.
Program tersebut ditujukan untuk mendorong anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan SMA agar memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Asep menyebut beasiswa tersebut direncanakan dapat diberikan hingga jenjang sarjana selama kurang lebih lima tahun dengan persyaratan tertentu.
“Saya akan dorong anak-anak menjadi sarjana dengan beasiswa sampai sarjana selama lima tahun. Jadi olahraga dan pendidikan harus berjalan bersama,” tuturnya.
Siapkan Infrastruktur Pendukung
Selain revitalisasi lapangan voli, Asep juga menyampaikan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur pendukung di wilayah tersebut.
Di antaranya pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL).
Menurut Asep, pembangunan berbagai fasilitas tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan yang lebih baik di lingkungan masyarakat.
Ia berharap kawasan yang sebelumnya kurang optimal dapat ditata dan dikembangkan menjadi ruang yang lebih bermanfaat bagi warga.
“Ini bisa menjadi embrio awal untuk membuat perubahan di RW 05. Saya berharap inovasi ini terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Asep juga membuka peluang agar lapangan tersebut tidak hanya digunakan untuk kegiatan olahraga, tetapi dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan.
Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan menghidupkan fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kalau besok ada kegiatan keagamaan, mau Muludan atau kegiatan lainnya, saya akan dorong agar bisa dilaksanakan di sini,” pungkasnya. *red





















