BANDUNG, journalbroadcast.co — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat meneguhkan komitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta kedamaian di Jawa Barat melalui Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia”.
Kegiatan tersebut digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jumat (14/08/2026).
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut hadir dalam apel tersebut. Ia menegaskan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terhadap upaya bersama menjaga kondusivitas dan keamanan Jawa Barat.
Farhan memandang semangat “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia” sebagai ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.
Kesejahteraan Jadi Fondasi Keamanan
Dalam pernyataan kebangsaan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pembangunan serta peningkatan kesejahteraan.
“Kami Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dedi.
Ia meyakini kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan Jawa Barat yang aman dan kondusif.
“Kami meyakini masyarakat yang sejahtera, berdaya dan berkeadilan merupakan fondasi terciptanya Jawa Barat yang aman dan kondusif,” katanya.
Komitmen serupa disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih. Ia memastikan Kodam III/Siliwangi siap mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tugas, fungsi, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami Kodam III/Siliwangi berkomitmen mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tugas, fungsi, dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Menurut Kosasih, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh komponen bangsa menjadi faktor penting dalam menjaga keutuhan serta kedamaian Jawa Barat.
“Bersama Polri dan seluruh komponen bangsa, kami siap menjaga keutuhan, keamanan, dan kedamaian Jawa Barat,” katanya.
Polisi Kedepankan Pelayanan dan Penegakan Hukum
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan komitmen Polda Jawa Barat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pelayanan, perlindungan, serta penegakan hukum yang berkeadilan.
“Kami Polda Jawa Barat berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Pipit.
Ia menilai upaya menjaga kondusivitas Jawa Barat membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Bersama seluruh elemen masyarakat, kami menjaga dan merawat Jawa Barat tetap aman, damai, tertib, dan kondusif,” katanya.
Apel Kebangsaan kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Deklarasi Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat oleh perwakilan berbagai elemen masyarakat.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi penegasan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama.
Pemkot Bandung pun berkomitmen mengambil bagian dalam semangat Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia dengan terus memperkuat kolaborasi bersama aparat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga Bandung dan Jawa Barat tetap aman, damai, serta kondusif. *red





















