BANDUNG, journalbroadcast.co — Rumah produksi PARA KREATOR bersama BCR Music resmi meluncurkan Original Soundtrack (OST) film Menang Untuk Kalah. Sebanyak 16 lagu dalam proyek soundtrack tersebut telah dirilis melalui berbagai platform musik digital dan diperkenalkan lebih luas melalui agenda Launching & Showcase di Laneo Café & Eatery, Jalan Jawa Nomor 46/48, Kota Bandung, Jumat (19/09/2026).
Peluncuran soundtrack tersebut menjadi bagian dari rangkaian promosi menjelang penayangan film Menang Untuk Kalah yang dijadwalkan hadir di bioskop pada 11 November 2026.
Sebelumnya, lagu-lagu soundtrack telah dirilis secara bertahap sejak Juli 2026. Kehadiran 16 lagu tersebut tidak hanya menjadi pelengkap film, tetapi juga dirancang untuk memperkuat emosi, karakter, serta pesan sosial yang dibangun dalam setiap adegan.
Film Menang Untuk Kalah mengangkat persoalan judi online dan pinjaman online ilegal serta dampaknya terhadap kehidupan keluarga.
Cerita berfokus pada sebuah keluarga yang awalnya terlihat harmonis. Kondisi tersebut berubah ketika sang kepala keluarga terjebak dalam pusaran judi online dan pinjaman online ilegal.
Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi konflik ekonomi yang turut mengancam keutuhan hubungan keluarga.
Film ini dikemas sebagai gambaran realitas sosial sekaligus refleksi mengenai konsekuensi dari keinginan memperoleh keuntungan secara instan. Pesan yang dibawa adalah bahwa judi online dan pinjaman online ilegal dapat menimbulkan persoalan serius, tidak hanya bagi individu, tetapi juga keluarga dan lingkungan terdekat.
Soundtrack Disesuaikan dengan Alur Cerita
Dalam proses produksinya, BCR Music tidak membuat soundtrack secara terpisah dari cerita film. Para musisi terlebih dahulu mendapatkan gambaran mengenai sinopsis dan alur cerita, kemudian berkomunikasi dengan sutradara sekaligus produser film, Hasto Puroto.
Dari proses tersebut, para musisi mendapatkan arahan mengenai karakter lagu yang dibutuhkan untuk mendukung cerita.
Setiap lagu kemudian memiliki fungsi masing-masing dalam memperkuat adegan dan suasana film. Para musisi juga mendapatkan guidance dari tim produksi agar karya yang dihasilkan tetap sesuai dengan kebutuhan cerita.
Salah satu musisi yang terlibat, YanaHead, mengungkapkan ketertarikannya terhadap proyek tersebut karena persoalan judi online dan pinjaman online ilegal juga ditemui di lingkungan terdekatnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan proyek soundtrack film ini terasa penting secara personal. Ia berharap film dan 16 lagu yang menyertainya dapat membantu memperluas penyampaian pesan mengenai dampak judi online dan pinjaman online ilegal kepada masyarakat.
Proses menciptakan lagu untuk film juga menjadi pengalaman berbeda bagi YanaHead dibandingkan karya musik yang sebelumnya banyak berkaitan dengan tema percintaan.
Untuk lagu “Menangku Untuk Kalah”, misalnya, ia terlebih dahulu membaca sinopsis film dan melakukan riset mengenai pengalaman orang-orang yang pernah terjebak dalam persoalan judi online maupun pinjaman online.
Riset tersebut dilakukan agar pesan dalam lagu dapat menggambarkan pengalaman korban secara lebih dekat dan tidak hanya berdasarkan sudut pandang pembuatnya.
Candu Band dan YanaHead Ikuti Arahan Sutradara
Selain YanaHead, Candu Band turut menjadi bagian dari jajaran musisi yang mengisi soundtrack film Menang Untuk Kalah.
Candu menjelaskan, keterlibatannya bermula dari arahan tim produksi dan komunikasi mengenai kebutuhan soundtrack. Setelah memahami alur cerita dan karakter film, lagu kemudian disesuaikan dengan kebutuhan adegan.
Dalam proses tersebut, pilihan penyanyi untuk sejumlah lagu juga mengalami perubahan setelah tim produksi mempertimbangkan karakter adegan dan kebutuhan cerita.
Salah satunya lagu “Tak Ada Aku” yang semula direncanakan dibawakan penyanyi pria, tetapi kemudian dinilai lebih sesuai jika dinyanyikan penyanyi perempuan. Lagu tersebut akhirnya dibawakan oleh Candu.
Proses tersebut menunjukkan bahwa produksi soundtrack tidak hanya berkaitan dengan kualitas lagu, tetapi juga karakter vokal dan musik yang harus dapat menyatu dengan adegan serta tokoh dalam film.
Para musisi menilai musik memiliki peran penting dalam memperkuat suasana sebuah film. Karena itu, soundtrack tidak hanya berfungsi sebagai musik latar, tetapi juga membantu membangun emosi dan memperkuat pesan yang disampaikan melalui adegan.
16 Lagu dari Sejumlah Musisi
Dalam proyek soundtrack Menang Untuk Kalah, BCR Music melibatkan sejumlah musisi dan kelompok musik, di antaranya Sound of Panca, Rudy Nugraha, Candu, YanaHead, dan Strip-457.
Sound of Panca mengisi sejumlah lagu, termasuk lagu utama “Menang Untuk Kalah”, serta “Judi”, “Lelah Hati”, “Kalah Telak”, “Dewi”, “Baik-baik Tanpaku”, dan “Tersisa Sesal (Acoustic Version)”.
Rudy Nugraha terlibat melalui lagu “Belahan Jiwaku”, sedangkan Candu mengisi “Hidup Enggan Mati Tak Mau” dan “Tak Ada Aku”.
YanaHead menghadirkan lagu “Menangku Untuk Kalah”, sementara Strip-457 mengisi lagu “Sang Pemenang”.
Selain karya individual, terdapat pula kolaborasi antarmusisi dalam sejumlah materi soundtrack.
BCR Music menyebut seluruh materi tersebut disiapkan untuk mendukung perjalanan cerita film sekaligus menjadi bagian dari materi promosi sebelum film resmi ditayangkan di bioskop.
BCR Music Produser Eksekutif Soundtrack
Dalam proyek Menang Untuk Kalah, BCR Music berperan sebagai produser eksekutif seluruh original soundtrack.
BCR Music merupakan label musik yang menaungi dan mengembangkan sejumlah talenta, termasuk Sound of Panca, Rudy Nugraha, Candu, YanaHead, dan Strip-457.
Untuk proyek ini, BCR Music melakukan koordinasi dengan tim film dan para musisi untuk menyelaraskan aransemen serta karakter musik dengan cerita yang diangkat.
Proses produksi soundtrack berlangsung sekitar dua bulan sebelum seluruh materi memasuki tahap perilisan. Sebagian besar materi musik bahkan telah disiapkan ketika proses produksi film berlangsung.
Dengan demikian, saat film memasuki tahap penyelesaian, sejumlah lagu soundtrack telah tersedia dan dapat ditempatkan sesuai kebutuhan adegan.
Dirilis di Berbagai Platform Digital
Seluruh soundtrack saat ini telah tersedia di berbagai platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan platform lainnya.
BCR Music juga membuka kemungkinan menghadirkan sejumlah lagu dalam bentuk video musik resmi. Beberapa karya akan diperkuat melalui konten digital dan materi audiovisual yang berkaitan dengan film.
Strategi tersebut menjadi bagian dari promosi menjelang penayangan film pada November 2026. Dengan 16 lagu yang telah tersedia, setiap karya dapat diperkenalkan secara bertahap sebagai bagian dari komunikasi dan promosi film.
Sound of Panca Jadi Salah Satu Lagu Utama
Dalam agenda Launching & Showcase, lagu “Menang Untuk Kalah” dari Sound of Panca menjadi salah satu karya yang diperkenalkan kepada tamu dan media.
Lagu tersebut juga ditampilkan melalui video lirik dalam acara tersebut.
Sound of Panca menjadi salah satu bagian penting dalam proyek soundtrack dengan sejumlah lagu yang tergabung dalam album soundtrack. Sementara musisi lainnya merilis karya dalam format single atau karya individual sesuai karakter masing-masing.
Keterlibatan para musisi tersebut memperkuat hubungan antara dunia musik dan perfilman dalam proyek Menang Untuk Kalah.
Strip-457 Kembali Setelah 28 Tahun
Hal menarik lainnya adalah keterlibatan Strip-457. Kelompok musik tersebut merupakan band yang pernah menjadi bagian dari perjalanan musik YanaHead sebelum dirinya terlibat dalam sejumlah proyek musik lainnya.
Strip-457 disebut telah menjalani masa hiatus selama sekitar 28 tahun sebelum kembali hadir dalam proyek soundtrack film Menang Untuk Kalah.
Kembalinya Strip-457 menjadi warna tersendiri dalam proyek tersebut sekaligus mempertemukan perjalanan musik masa lalu dengan produksi karya audiovisual saat ini.
Soundtrack Jadi Bagian Promosi Film
Dengan film yang dijadwalkan tayang pada 11 November 2026, perilisan soundtrack sejak Juli dan agenda showcase pada September menjadi bagian dari rangkaian promosi menuju penayangan di bioskop.
BCR Music menyiapkan 16 lagu tersebut sebagai materi yang dapat terus diperkenalkan kepada masyarakat selama masa promosi.
Kehadiran soundtrack di berbagai platform digital juga memungkinkan masyarakat mengenal karya musik film sebelum menyaksikan filmnya.
Para musisi berharap karya mereka dapat membantu memperkuat pesan yang ingin disampaikan film mengenai dampak judi online dan pinjaman online ilegal terhadap keluarga.
Melalui perpaduan cerita film dan musik, pesan sosial tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Film Menang Untuk Kalah dijadwalkan tayang di bioskop pada 11 November 2026, sementara 16 lagu original soundtrack-nya kini telah tersedia di berbagai platform musik digital. *Dan’s



















