CIMAHI, journalbroadcast.co — Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi, Pemkot Cimahi melalui Dinas Kesehatan resmi meluncurkan layanan Rawat Jalan Sore di Puskesmas Padasuka dan Puskesmas Cibeureum, Senin (29/06/2026).
Peluncuran tersebut turut disaksikan Kepala BPJS Kesehatan Kota Cimahi, Cecep Heri Suhendar.
Hadirnya layanan baru ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan pada jam kerja reguler. Dengan beroperasinya layanan di dua puskesmas tersebut, kini seluruh kecamatan di Kota Cimahi telah memiliki fasilitas pelayanan rawat jalan sore.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengatakan layanan rawat jalan sore merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi.
Menurutnya, wilayah Padasuka dan Cibeureum didominasi masyarakat usia produktif yang sebagian besar beraktivitas pada jam kerja. Kondisi tersebut kerap membuat warga menunda pemeriksaan kesehatan karena terbentur waktu pelayanan puskesmas yang umumnya hanya tersedia pada pagi hingga siang hari.
“Hadirnya layanan rawat jalan sore atau klinik sore menjadi solusi agar masyarakat tidak perlu memilih antara bekerja atau berobat. Kesehatan tetap harus menjadi prioritas tanpa mengganggu aktivitas mencari nafkah,” ujar Adhitia.
Layanan rawat jalan sore di kedua puskesmas tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIB. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan membawa KTP, Kartu Keluarga, serta kartu BPJS Kesehatan bagi peserta yang telah terdaftar.
Selain mempermudah akses layanan bagi masyarakat pekerja, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan pasien pada jam pelayanan pagi. Dengan pembagian waktu pelayanan, distribusi pasien menjadi lebih merata sehingga kualitas pelayanan kesehatan tetap terjaga.
Adhitia mengapresiasi Dinas Kesehatan Kota Cimahi beserta seluruh jajaran puskesmas yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pelayanan di tengah tantangan efisiensi anggaran dan disiplin fiskal. Ia menegaskan bahwa layanan rawat jalan sore tidak hanya berorientasi pada pelayanan kuratif, tetapi juga mendukung upaya promotif, preventif, hingga paliatif.
“Pelayanan kesehatan harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun sosial. Karena itu, layanan yang diberikan harus tetap setara, cepat, ramah, dan profesional,” tegasnya.
Sebelumnya, program layanan rawat jalan sore telah lebih dahulu diterapkan di Puskesmas Cimahi Utara dan Puskesmas Cipageran dengan tingkat pemanfaatan yang dinilai cukup baik. Keberhasilan tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk memperluas layanan ke Puskesmas Padasuka dan Puskesmas Cibeureum, sehingga kini seluruh kecamatan di Kota Cimahi telah memiliki layanan klinik sore.
Pemerintah Kota Cimahi berharap kehadiran layanan rawat jalan sore dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan sejak dini, mencegah keterlambatan penanganan penyakit, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dasar di seluruh puskesmas di Kota Cimahi. *red





















