BANDUNG, journalbroadcast.co — Kemenangan dramatis Persib Bandung dengan skor 2-1 atas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Minggu (17/05/2026), membuat Maung Bandung kini berada di ambang sejarah besar sepak bola Indonesia.
Persib hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Persijap Jepara pada laga berikutnya untuk memastikan gelar juara sekaligus mencatatkan hattrick juara liga, sebuah pencapaian yang berpotensi menjadi sejarah baru di kompetisi sepak bola nasional.
Atmosfer kemenangan langsung terasa di berbagai sudut Kota Bandung. Ribuan Bobotoh turun ke jalan merayakan kemenangan penting tersebut dengan penuh sukacita dan kebanggaan.
Namun di tengah gegap gempita perayaan warga, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memilih berkeliling kota untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban dibanding menyaksikan pertandingan secara langsung.
“Saya dari tadi magrib memantau keliling Bandung. Saya tidak nonton pertandingan Persib. Saya justru memantau pertandingan Persijap melawan Borneo sepanjang jalan. Saya muter-muter dari Gedebage, Buahbatu sampai ke Mapolres,” ujar Farhan di Polrestabes Bandung.
Farhan menilai kemenangan Persib bukan sekadar hasil pertandingan biasa, melainkan momentum bersejarah yang dapat mengukir catatan baru dalam dunia sepak bola Indonesia.
“Mari kita bersyukur bersama-sama bahwa Persib berhasil menciptakan sejarah menjadi klub pertama di Indonesia yang berhasil hattrick juara liga,” katanya.
Meski demikian, Farhan mengingatkan agar euforia kemenangan tetap dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum. Menurutnya, kegembiraan Bobotoh merupakan hal yang wajar, namun keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama.
“Kita ucapkan rasa syukur ini dengan ekspresi kegembiraan yang tidak chaos. Euforia tidak bisa kita tahan. Mari bersama-sama kita rayakan kemenangan Persib ini dengan aman,” ungkapnya.
Farhan menambahkan, kemenangan Persib menjadi hadiah istimewa pada tahun pertama peringatan Hari Kebangkitan Tatar Sunda. Karena itu, ia berharap seluruh masyarakat dapat merayakan pencapaian tersebut dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab.
Menjelang laga penentuan melawan Persijap Jepara, Pemerintah Kota Bandung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mulai mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Rapat koordinasi lintas instansi dijadwalkan berlangsung pada Selasa guna mematangkan strategi pengamanan jika Persib berhasil memastikan gelar juara.
“Forkopimda Kota Bandung lebih fokus kepada masalah pengamanan,” kata Farhan.
Ia memastikan seluruh unsur telah bersiaga di berbagai titik Kota Bandung untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama berlangsungnya perayaan.
“TNI, Polri, Satpol PP sudah semua tersebar. Damkar 113, ambulans 119, kegawatdaruratan 112 semuanya standby,” jelasnya.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan kesiapan aparat, Kota Bandung berharap momen bersejarah Persib dapat dirayakan dengan aman, tertib, dan menjadi kebanggaan bersama bagi warga Jawa Barat serta pecinta sepak bola Indonesia. *red





















