journalbroadcast.co, Jakarta | Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha, menerangkan bahwa museum memiliki peran penting dalam membangun narasi sejarah dan kebudayaan bangsa. Hal itu disampaikannya usai menghadiri acara BRIN Goes to Industry 4 di Gedung BRIN, Thamrin, Jakarta, Senin (19/5).
Menurut Giring, artefak dan koleksi budaya di museum dapat membantu masyarakat memahami perjalanan perjuangan bangsa melalui cerita yang mudah diterima generasi muda.
“Anak-anak itu suka dengan cerita. Menurut saya, salah satu peran museum adalah membantu kita membuat narasi besar tentang perjuangan bangsa,” ujar Giring.
Ia mengatakan, kunjungan masyarakat ke museum dan cagar budaya mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Mayoritas pengunjung masih berasal dari masyarakat lokal, terutama pelajar.
“Ketika Museum Nasional ramai, Galeri Nasional ramai, atau Prambanan ramai, itu menjadi kebahagiaan bagi saya. Museum tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat untuk bercerita dan diceritakan,” katanya.
Giring menjelaskan, Kementerian Kebudayaan melalui Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB) saat ini mengelola 33 museum dan 19 cagar budaya di Indonesia.
Beberapa di antaranya yakni Museum Nasional, Galeri Nasional, Candi Prambanan, dan Candi Borobudur. Data kunjungan seluruh museum dan cagar budaya tersebut saat ini terus dikumpulkan dan dievaluasi oleh kementerian.





















