BANDUNG, journalbroadcast.co — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Asep Robin, S.H., M.H., menyerahkan bantuan berupa puluhan tempat sampah terpilah untuk sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta bibit tanaman dan bibit ternak unggas kepada para Ketua RW di Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati, Jumat (12/06/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Karang Pamulang, Lucky Fadillah Gunawan, S.STP., M.A., para Ketua RW, serta tokoh dan unsur masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Asep Robin menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui pelaksanaan fungsi representasi dan pengawasan DPRD Kota Bandung. Menurutnya, setiap aspirasi warga harus diwujudkan dalam bentuk program yang memberikan manfaat nyata serta menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung program prioritas Pemerintah Kota Bandung, khususnya dalam penanganan persoalan persampahan melalui pengelolaan dari sumbernya, pembiasaan memilah sampah, serta peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Semoga ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan diberkahi oleh Allah Swt.,” ujar Asep Robin.
Ia menambahkan, penyediaan fasilitas tempat sampah terpilah di tingkat RW diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah tangga. Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus meningkatkan potensi pengolahan dan pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.
Selain itu, penyaluran bibit tanaman dan bibit ternak unggas diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat kemandirian warga di tingkat kewilayahan.
DPRD Kota Bandung memandang keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, perangkat kewilayahan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui dukungan terhadap pengelolaan sampah dari sumber, penghijauan lingkungan, serta penguatan ketahanan pangan, diharapkan semakin banyak wilayah di Kota Bandung yang mampu membangun budaya gotong royong, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. *red





















