• JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home JOURNAL OPINI

Hari Lahir Pancasila: Meneguhkan Arah Bangsa di Era Digital

Admin 002 by Admin 002
3 Juni 2026
in JOURNAL OPINI, JOURNAL PARLEMEN
0
Hari Lahir Pancasila: Meneguhkan Arah Bangsa di Era Digital

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandung Susanto Triyogo Adiputro. Humpro DPRD Kota Bandung.

Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Susanto Triyogo Adiputro, Anggota DPRD Kota Bandung

BANDUNG, journalbroadcast.co — Di tengah derasnya arus globalisasi, revolusi teknologi, dan perubahan sosial yang berlangsung begitu cepat, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Lahir Pancasila. Peringatan ini tidak semata menjadi momentum mengenang lahirnya dasar negara pada 1 Juni 1945, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk menjawab satu pertanyaan mendasar: masihkah Pancasila menjadi pedoman hidup bangsa, terutama bagi generasi muda yang kelak menentukan arah Indonesia?
Pertanyaan tersebut semakin relevan ketika Indonesia tengah menikmati bonus demografi. Saat ini, lebih dari 64 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Kondisi ini merupakan peluang strategis yang tidak dimiliki semua negara. Namun, sejarah menunjukkan bahwa bonus demografi tidak otomatis menghadirkan kesejahteraan. Banyak negara gagal memanfaatkan momentum tersebut karena kehilangan arah pembangunan, lemahnya kualitas sumber daya manusia, serta krisis kepemimpinan.
Dalam konteks inilah Pancasila memiliki arti yang sangat penting. Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah yang dihafalkan di bangku sekolah, melainkan kompas moral yang mengarahkan perjalanan bangsa. Nilai-nilainya memastikan bahwa kemajuan ekonomi tidak mengabaikan kemanusiaan, demokrasi tetap menjunjung kebijaksanaan, dan pembangunan benar-benar menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Generasi muda Indonesia menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibandingkan generasi pendiri bangsa. Jika dahulu ancaman datang melalui penjajahan fisik, kini ancaman hadir dalam bentuk yang lebih kompleks, seperti krisis identitas, polarisasi sosial, budaya instan, penyebaran disinformasi, hingga memudarnya semangat gotong royong.
Ironisnya, ruang digital yang seharusnya menjadi sarana mempererat persatuan justru kerap berubah menjadi arena perpecahan. Media sosial dipenuhi ujaran kebencian, provokasi, serta pertentangan yang menguras energi kebangsaan. Oleh karena itu, membaca ulang makna Pancasila menjadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Pancasila harus dipahami sebagai panduan peradaban. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa menanamkan pentingnya moralitas dalam kehidupan publik. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengingatkan bahwa setiap kebijakan harus berpihak kepada martabat manusia. Persatuan Indonesia menjadi fondasi utama dalam menjaga keberagaman bangsa. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan mengarahkan praktik demokrasi agar tidak sekadar prosedural, melainkan menghadirkan kebijaksanaan. Sementara itu, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menjadi tujuan akhir dari setiap proses pembangunan nasional.
Dalam dinamika politik dan kehidupan kebangsaan saat ini, setidaknya terdapat tiga tantangan besar yang harus dijawab bersama.
Pertama, menjaga identitas nasional di tengah derasnya arus globalisasi.
Kedua, memperkuat demokrasi agar tidak berhenti pada pelaksanaan pemilu semata, tetapi benar-benar menghasilkan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat.
Ketiga, menghadirkan keadilan sosial yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Ketiga agenda tersebut pada hakikatnya merupakan implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini juga memiliki makna strategis karena Indonesia sedang menuju dua tonggak sejarah besar, yakni 100 tahun Sumpah Pemuda pada tahun 2028 dan Indonesia Emas 2045.
Satu abad lalu, para pemuda Nusantara berhasil menanggalkan sekat-sekat kedaerahan demi melahirkan satu identitas bersama bernama Indonesia. Semangat itulah yang perlu dihidupkan kembali dalam konteks kekinian. Jika dahulu perjuangan dilakukan melalui organisasi pergerakan, kini perjuangan juga berlangsung di ruang digital yang membentuk pola pikir dan karakter generasi muda.
Media sosial tidak lagi sekadar ruang berekspresi, melainkan telah menjadi ruang kebangsaan. Setiap unggahan, komentar, maupun percakapan digital memiliki dampak terhadap kualitas persatuan nasional. Oleh karena itu, literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila menjadi kebutuhan mendesak bagi generasi muda.
Di sisi lain, perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter. Bonus demografi hanya akan menjadi berkah apabila didukung generasi yang memiliki empat modal utama, yaitu intelektualitas, integritas, kapasitas sosial, dan kepemimpinan.
Ke depan, tantangan bangsa dipastikan semakin kompleks. Oligarki ekonomi, korupsi, polarisasi politik, disinformasi digital, hingga krisis iklim merupakan persoalan nyata yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda.
Tidak cukup hanya menjadi pengamat atau pengkritik. Kaum muda harus mengambil bagian sebagai pelaku perubahan melalui jalur politik, gerakan sosial, dunia pendidikan, kewirausahaan, inovasi teknologi, maupun kerja-kerja kebudayaan.
Pancasila telah memberikan arah. Sumpah Pemuda telah memberikan teladan. Kini saatnya generasi muda Indonesia mengambil peran sejarahnya.
Hari Lahir Pancasila hendaknya tidak berhenti sebagai agenda seremonial ataupun slogan tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia tidak ditentukan oleh keadaan, melainkan oleh kualitas generasi yang mengisinya.
Dua tahun menuju satu abad Sumpah Pemuda dan kurang dari dua dekade menuju Indonesia Emas 2045. Waktu terus berjalan, sementara sejarah menanti kontribusi terbaik anak-anak bangsa.
Karena itu, Pancasila harus tetap menjadi kompas yang menuntun setiap langkah pembangunan bangsa, agar Indonesia bukan hanya menjadi negara yang maju secara ekonomi, tetapi juga bangsa yang bermartabat, berkeadilan, menjunjung tinggi kemanusiaan, serta senantiasa mendapat rahmat dan ridha Allah SWT.

BacaJuga

Di Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi PKS, Rapat Paripurna Umumkan Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Di Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi PKS, Rapat Paripurna Umumkan Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

8 Oktober 2025
0
Supiyardi Siap Mundur Jadi Ketua RW Sesuai Aturan yang Berlaku

Supiyardi Siap Mundur Jadi Ketua RW Sesuai Aturan yang Berlaku

9 Maret 2023
0
Edwin Senjaya Dorong Perluas Manfaat Bagi Masyarakat, Syukuran Hari Jadi ke-22 Tahun BFC

Edwin Senjaya Dorong Perluas Manfaat Bagi Masyarakat, Syukuran Hari Jadi ke-22 Tahun BFC

10 Agustus 2025
0
Ketua Komisi III, Agus Hermawan: DIKPLHD Jadi Penentu Kualitas Kebijakan Lingkungan Hidup Kota Bandung

Ketua Komisi III, Agus Hermawan: DIKPLHD Jadi Penentu Kualitas Kebijakan Lingkungan Hidup Kota Bandung

10 Februari 2025
0
Previous Post

Satgas Yonif 123/Rajawali Pos Asgon Laksanakan GADIK di SD YPPK Hati Kudus Eci

Next Post

Status Darurat Sampah Ditolak, Bandung Cari Solusi Alternatif

Admin 002

Admin 002

Related Posts

Remaja Jeung Pamuda Para Senior Beuki Palarna
JOURNAL OPINI

Remaja Jeung Pamuda Para Senior Beuki Palarna

21 Oktober 2026
0
Dari Botol Plastik hingga Besi Tua, Wahyu Ajak Warga Cimahi Raup Manfaat dari Sampah
JOURNAL PARLEMEN

Dari Botol Plastik hingga Besi Tua, Wahyu Ajak Warga Cimahi Raup Manfaat dari Sampah

17 Oktober 2026
0
Kusmawan Isi Kursi PAW DPRD Cimahi, Fraksi Golkar Kembali Lengkap
JOURNAL PARLEMEN

Kusmawan Isi Kursi PAW DPRD Cimahi, Fraksi Golkar Kembali Lengkap

15 Oktober 2026
0
Perkuat Kepedulian Sosial, Ketua DPRD Kota Cimahi Apresiasi Pelatihan Pemulasaran Jenazah
JOURNAL PARLEMEN

Perkuat Kepedulian Sosial, Ketua DPRD Kota Cimahi Apresiasi Pelatihan Pemulasaran Jenazah

13 Oktober 2026
0
Rieke Suryaningsih Hadiri West Java Challenge 2026, Harapkan Lahir Atlet Anggar Berprestasi
JOURNAL PARLEMEN

Rieke Suryaningsih Hadiri West Java Challenge 2026, Harapkan Lahir Atlet Anggar Berprestasi

12 Oktober 2026
0
Toni Wijaya dan Edwin Senjaya Dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Bandung
JOURNAL PARLEMEN

Toni Wijaya dan Edwin Senjaya Dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Bandung

11 Oktober 2026
0
Toni Wijaya Apresiasi Aplikasi INTI KRESNA Polrestabes Bandung untuk Jaga Keamanan Kota
JOURNAL PARLEMEN

Toni Wijaya Apresiasi Aplikasi INTI KRESNA Polrestabes Bandung untuk Jaga Keamanan Kota

10 Oktober 2026
0
Pansus 16 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Pengelolaan Sampah, Dorong Regulasi Berkelanjutan
JOURNAL PARLEMEN

Pansus 16 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Pengelolaan Sampah, Dorong Regulasi Berkelanjutan

7 Oktober 2026
0
Agus Andi Setyawan Dorong Penanganan Banjir Bandung secara Menyeluruh, Soroti Rencana Induk Drainase
JOURNAL PARLEMEN

Agus Andi Setyawan Dorong Penanganan Banjir Bandung secara Menyeluruh, Soroti Rencana Induk Drainase

6 Oktober 2026
0
Next Post
Status Darurat Sampah Ditolak, Bandung Cari Solusi Alternatif

Status Darurat Sampah Ditolak, Bandung Cari Solusi Alternatif

Usai Kepastian Hukum, Farhan Pastikan Program Prioritas Bandung Tetap Berjalan

Usai Kepastian Hukum, Farhan Pastikan Program Prioritas Bandung Tetap Berjalan

Jangan Tunggu Sakit, Medical Check-Up Bisa Selamatkan Nyawa

Jangan Tunggu Sakit, Medical Check-Up Bisa Selamatkan Nyawa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seedbacklink
Journalbroadcast.co

© 2024 Journalbroadcast.co

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

Navigate Site

  • Email
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • JOURNAL REGIONAL
  • JOURNAL PARLEMEN
  • JOURNAL PEMERINTAHAN
  • JOURNAL EKBIS
  • JOURNAL TNI/POLRI
  • JOURNAL PERISTIWA
  • JOURNAL RAGAM
    • JOURNAL PENDIDIKAN
    • JOURNAL INFOTAINMENT
    • JOURNAL KESEHATAN
    • JOURNAL OLAHRAGA

© 2024 Journalbroadcast.co