journalbroadcast.co, Jakarta | Film Siti Si Vampir mengangkat kesenjangan sosial melalui kisah seorang gadis penghuni rumah susun yang bekerja sebagai tukang galon dan ingin mengubah hidupnya dengan menjadi vampir. Film drama komedi ini mulai tayang di bioskop pada 22 Oktober 2026.
Film tersebut diperkenalkan melalui acara press screening dan konferensi pers di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (16/10). Sejumlah pemeran, di antaranya Satine Zaneta, Ciccio Manassero, dan Ajil Ditto, hadir dalam acara tersebut.
Satine Zaneta, pemeran Siti, mengaku menghadapi tantangan dalam membawakan karakter yang lucu secara alami. Ia menyebut komedi sebagai pengalaman yang berbeda dari peran-peran sebelumnya.
“Tantangan terbesar menurutku adalah komedinya. Aku belum ada bayangan, berkomedi secara umum aja belum ada bayangan. Terus kemarin disuruh untuk jadi seseorang yang naturally funny,” ujar Satine.
Ajil Ditto, yang turut menjadi pemeran utama, mengatakan ketepatan waktu dalam menyampaikan dialog dan bereaksi menjadi tantangan tersendiri. Ia mengaku sempat merasa gugup karena dirinya dan Satine sama-sama menjalani debut sebagai pemeran utama dalam film komedi.
“Kami berdua sama-sama debut komedi dan kebetulan kami berdua pula lead-nya untuk komedi. Pressure buat kita berdua, deg-degan,” kata Ajil.
Di balik unsur komedi, film garapan Rahabi Mandra ini juga menyoroti perbedaan kehidupan warga rumah susun dengan kelompok vampir elite. Ciccio Manassero, pemeran Nakula, menilai cerita tersebut membawa pesan tentang pentingnya solidaritas di tengah perbedaan status sosial.
“Ada pesan di sini bahwa kita sesama warga harus saling merangkul, harus saling jaga warga,” ujar Ciccio.
Siti Si Vampir diproduksi Viddsee dan Bahagia Tanpa Drama, bekerja sama dengan AZ Films, Spectrum Film, dan PK Films. Film ini juga dibintangi Shania Gracia, Nugie, dan Kimberly Ryder.





















